AKTUALONLINE.co.id ACEH SINGKIL ||| Sebuah kapal motor nelayan, KM Kaila, terdampar di pantai Singkil Utara, dekat Pulau Birahan, setelah dihantam badai pada Senin dini hari, (16/9). Kapal tersebut kehilangan kendali akibat gelombang besar yang menerpa sekitar pukul 04.30 WIB, menjelang waktu Subuh.
Khairuddin, Camat Singkil, dalam sebuah unggahan vidio di media sosial, menyampaikan bahwa kapal tersebut terhempas di Pantai Gosong Telaga, Kecamatan Singkil Utara.
“Kapal tak terkendali akibat diterjang ombak besar. Namun, Alhamdulillah, seluruh awak kapal selamat berkat koordinasi yang baik dengan panglima laoet,” ujarnya.
Meski nyawa kelima awak kapal berhasil diselamatkan, kondisi kapal sangat memprihatinkan. Bagian lambung kapal patah dan berlubang akibat kerasnya hantaman ombak, sehingga tak lagi dapat digunakan.
“Mesin dan jaring pukat berhasil diselamatkan, namun badan kapal rusak berat,” tambah Khairuddin.
Panglima Loet Lhok Pulo Sarok, Basri Lubis, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, KM Kaila rusak parah saat menjatuhkan pukat cincin di perairan Padang Karambi, Kecamatan Singkil Utara.
“Lima awak kapal asal Desa Pulo Sarok, Kecamatan Singkil itu berhasil selamat, namun kapal benar-benar rusak. Kami hanya bisa menyelamatkan mesin, jaring, dan beberapa perkakas lainnya,” ungkap Basri.
Tak hanya KM Kaila, kata Basri, kapal lain milik warga Singkil juga terkena badai, namun berhasil dievakuasi lebih dahulu.
Basri berharap nelayan lebih waspada saat melaut, terutama dalam kondisi cuaca yang tak menentu. “Lebih baik tidak melaut terlalu jauh dari daratan untuk sementara waktu,” pesannya. ||| Gunawan




