Today

Ketua PBH Peradi Deli Serdang Kutuk Penyerangan Rumah Advokat Acil Lubis, Dedi Suheri: Tangkap Aktor Intelektualnya

Ketua PBH Peradi Deli Serdang Dedi Suheri. (Foto: Ist/Aktual Online)

 

 

AKTUALONLINE.co.id – Medan || Ketua Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Deli Serdang Dedi Suheri mengutuk keras penyerangan yang terjadi di rumah Advokat Acil Lubis.

Aksi kriminal yang mengakibatkan FZ seorang anak retak tangan kanan dalam insiden tersebut harus segera diusut oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, dan aktor intelektualnya cepat ditangkap.

“Kami menyatakan mengutuk keras atas peristiwa penyerangan OTK atau preman yang terjadi terhadap rumah rekan kami Advokat Acil Lubis. Kami berharap kepada Bapak Kapolrestabes Medan untuk segera melakukan penangkapan aktor intelektual,” desak Dedi Suheri.

Simak pernyataan lengkap Ketua PBH Peradi Deli Serdang Dedi Suheri melalui tayangan berikut:

Jika Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak tidak mampu menuntaskannya, maka akan menjadi ancaman bagi masyarakat lain yang mungkin saja bisa jadi korban tindak penyerangan serupa di kediaman masing-masing tanpa perlu motif tertentu.

Sebelumnya, Advokat Acil Lubis mengatakan tidak mengetahui motif dibalik penyerangan rumahnya yang mengakibatkan seorang anak bernama FZ mengalami retak tangan akibat terkena lemparan besi dari OTK.
‎”Sore itu bang, tiba-tiba sekitar 30 orang atau 9 sepeda motor datang menyerang, dua sepeda motor memaksa masuk ke dalam gerbang komplek yang diportal. Salah satu yang dilemparnya ada besi, itu kena FZ anak usia 6 tahun anak tetangga yang lagi main di rumah,” terangnya, Rabu 18 Februari 2026 lalu.

‎Lanjut Acil Lubis, ia tidak memahami aksi ektrem yang dilakukan puluhan OTK tersebut di ruang privat dan tanpa motif yang jelas namun mengancam nyawa anak-anak maupun setiap orang di lokasi kejadian.

READ  Polda Sumut Simpulkan Kematian Mahasiswi USU Minum Racun Sianida

‎‎Di sisi lain, Agus selaku keluarga dari FZ anak usia 6 tahun yang tangannya retak akibat diserang OTK menyampaikan harapan yang besar kepada kepolisian untuk segera menangkap para pelaku.

‎Jika dibiarkan maka peristiwa serupa akan terulang kembali di rumah-rumah warga yang lain sehingga menimbulkan keresahan bagi banyak orang.

‎”Saya mohon pak Kapolrestabes Medan serius. Kami sering melihat bapak di media massa dan media sosial. Fokus memberantas kejahatan. Kasus yang menimpa keluarga kami sampai tangan FZ retak dilempar besi OTK pasti kecil buat bapak. Kami mohon atensi pak, tangkap pelakunya,” ungkap Agus.

‎Guna memperkuat harapan tersebut Agus mengaku telah membuat laporan ke Polrestabes Medan supaya semua pelaku dapat segera ditangkap.|| Prasetiyo

Related Post