Massa JMM membentang spanduk di atas aspal depan gedung DPRD Sumut beberapa waktu lalu untuk meminta dukungan Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus guna membongkar dugaan korupsi di Labura. (Foto: Ist/Aktual Online)
AKTUALONLINE.co.id – Medan || Jaringan Masyarakat Mandiri (JMM) berencana melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pekan depan, mendesak segera diusutnya kasus dugaan korupsi proyek peningkatan jalan senilai Rp102 miliar di Labuhan Batu Utara (Labura).
“Rencana hari Selasa 18 Maret 2025 kami demonstrasi di depan KPK bang. Sudah keluar izin aksi kami dari kepolisian,” ungkap Ketua JMM Fahrul Rozi Harahap, Rabu (12/3/2025) siang.
Ia mengatakan, kegigihan menyuarakan kasus dugaan korupsi di Labura ini sebagai bentuk tanggungjawab sosial mereka dalam menyelamatkan penggunaan uang rakyat dari penyalahgunaan pribadi maupun kelompok tertentu.
Fahrul Rozi Harahap juga menyatakan bahwa mereka yakin adanya dugaan korupsi di Labura ini. Namun, sedikit yang mendukung mereka berjuang membongkar kasus tersebut. Termasuk Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus yang belakangan diketahui memiliki hubungan keluarga dengan Bupati Labura Henri Yanto Sitorus, sehingga mereka menduga enggan bertemu saat didatangi ke kantornya beberapa waktu lalu.
Baik Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus dan Bupati Labura Henri Yanto Sitorus hingga kini belum memberikan komentar atas tuduhan JMM kepada mereka.|| Prasetiyo




