Today

Kabar AKP Geser Jenderal Jadi Trending, Tambang Emas Ilegal Pasaman Penyebabnya

Kasatreskrim Polres Pasaman AKP Fion Joni Hayes dan Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta (kiri ke kanan). (Foto: Ist/Aktual Online)

 

 

AKTUALONLINE.co.id – Sumatera Barat || Praktisi Hukum dan Aktivis Fahrul Rozi Harahap menilai bahwa pencopotan Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta tidak terlepas dari kabar seorang adanya polisi berpangkat AKP menggeser Jenderal lewat sebuah rahasia tambang emas ilegal.

Merujuk pada fakta yang ada, Fahrul Rozi Harahap, Sabtu (9/5/2026) pagi menduga bahwa polisi berpangkat AKP yang dimaksud adalah Kasatreskrim Polres Pasaman AKP Fion Joni Hayes. Sementara sang Jenderal adalah Irjen Pol Gatot Tri Suryanta.

Lanjutnya, AKP Fion Joni Hayes diterangkan Fahrul Rozi Harahap menyimpan rahasia soal histori tambang emas ilegal Pasaman lengkap dengan daftar nama pemain maupun aparat penegak hukum yang menjadi deking.

Data-data tersebut bocor hingga ke Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. TambangHingga akhirnya keluarlah Surat Telegram Nomor: ST/960/V/KEP./2026 tertanggal 7 Mei 2026 yang salah satu isinya memindahkan Irjen Pol Gatot Tri Suryanta ke Lemdiklat Polri.

“Kalau dianalisis dari histori, data-data yang kami pegang, lalu pencopotan Irjen Pol Gatot Tri Suryanta yang kemudian pindah ke Lemdiklat, kuat dugaan benar kabar AKP geser Jenderal gara-gara tambang emas ilegal. Ada rahasia disimpan Kasatreskrim Polres Pasaman AKP Fion Joni Hayes lalu bocor ke Kapolri,” bebernya.

Meski begitu, Fahrul Rozi Harahap meminta Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo untuk tidak memberi celah Kapolda Sumbar baru Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy mencopot AKP Fion Joni Hayes, sebelum kasus tambang emas dibongkar ke publik, nama-nama oknum aparat penegak hukum selaku beking diungkap, lalu seluruh pelaku terlibat diproses hukum.

READ  Soal Desakan Periksa 2 Bandit Tambang Emas Ilegal, Kapolda Sumbar: Pemanggilan adalah Upaya Paksa, Tentu Ada Aturannya

Terakhir, Fahrul Rozi Harahap menyampaikan bahwa mutasi di jajaran kepolisian adalah hal biasa untuk memperbaiki dan memaksimalkan kinerja personel. Akan tetapi, rotasi ini dipastikannya tidak akan mempengaruhi pandangan masyarakat sedikitpun terhadap Kasatreskrim Polres Pasaman AKP Fion Joni Hayes sebagai pembuka tabir awal tambang emas ilegal.

Hingga berita ini terbit, Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta dan Kasatreskrim Polres Pasaman AKP Fion Joni Hayes yang dikonfirmasi Aktual Online, belum memberikan keterangannya soal pernyataan Fahrul Rozi Harahap tersebut.|| Prasetiyo

Related Post