AKTUALONLINE.co.id MEDAN |||
Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Medan menyembelih 7 ekor sapi, yang merupakan kurban dari 49 guru dan orang tua siswa serta pegawai pada Kamis (29/5).
Usai pelaksanaan penyembelihan, daging kurban diserahkan kepada masyarakat sekitar Madrasah yang terletak di Jalan Willem Iskandar Medan.
Disela-sela penyembelihan hewan kurban,Kepala MAN 1 Medan Reza Faisal mengatakan, kita boleh hebat dan menjadi apapun di muka bumi ini, tapi jangan lupa sifat berkurban, jangan pernah sirna dari dalam sanubari kita. Ini dicontohkan bapaknya para nabi, yakni Ibrahim AS, yang pernah berada pada ujian terberat dalam hidupnya untuk mengorbankan putra kesayangannya Ismail AS untuk disembelih atas perintah Allah.
“Jadi, berkurban bermakna luas dan jika kita ambil hikmahnya, insya Allah kita menjadi orang yang ikhlas, amanah, tidak mudah marah dan memiliki jiwa social yang tinggi,” ungkap Reza Faisal.
* MAN 1 Gelar Pengabdian Masyarakat di Desa Pama Semelir
Sebelumnya, MAN 1 Medan, tepatnya di 10 Dzulhijjah 1447 H melakukan pengabdian masyarakat di salah satu desa di Langkat, Desa Pama Semelir, sekaligus melakukan salat ied pada lebaran haji dan penyembelihan hewan qurban disana.
Di lokasi perbatasan Langkat tersebut belum pernah melaksanakan salat ied dan penyembelihan qurban.
Sementara disinggung masalah pentingnya berkurban bagi siswa, Reza Faisal mengungkapkan bahwa, ini merupakan perwujudan atau implementasi pemahaman pelajaran Fiqh sehingga siswa kedepan dapat memahami betapa pentingnya berkurban sesuai yang diajarkan Islam.
Mereka kita harapkan paham bagimana proses terjadinya kurban dimana Allah mencontohkan nabi Ibrahim melakukan perintah yang begitu ektrim, tetapi tetap dilakukannya karena itu perintah Allah.
Nabi ibrahmi mencontohkan ketaatannya kepala Allah, namun, yang penting sebagai makhlukkita harus taat kepada Allah meskipun untuk kita Allah tidak mensyaratkan apapun untuk berkurban itu.||| Rivi
Editor : Red






