AKTUALONLINE.co.id – SIBORONGBORONG ||| Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 dengan menggelar upacara di Lapangan Mini Siborongborong, Senin (4/5/2026). Bertemakan “Penguatan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua,” upacara dipimpin langsung oleh Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., sebagai inspektur upacara.
Momentum Hardiknas tahun ini menjadi ajang apresiasi bagi para pelajar berprestasi. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menyerahkan penghargaan berupa bantuan pendidikan senilai Rp5 juta secara simbolis kepada 44 siswa berprestasi yang berhasil diterima di sekolah unggulan dan perguruan tinggi luar negeri.
Para penerima penghargaan terdiri atas 11 siswa yang lulus di Yayasan TB Soposurung, 11 siswa di SMA Unggul Del, 5 siswa di SMA Taruna Nusantara, 13 siswa di SMA Negeri 2 Lintongnihuta, 2 siswa berprestasi di bidang nonakademik, serta 2 siswa yang diterima di perguruan tinggi di Texas, Amerika Serikat, dan Rusia.
Dalam sambutannya, Bupati Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung lahirnya generasi muda yang unggul dan berdaya saing.
“Ini adalah bentuk investasi jangka panjang pemerintah. Kami bangga salah satu putra terbaik Tapanuli Utara, Natanael Marpaung, berhasil meraih pin emas di SMA Taruna Nusantara. Prestasi ini membuktikan bahwa anak-anak Taput mampu bersaing di level tertinggi. Namun, di era kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), kemampuan intelektual saja tidak cukup. Pendidikan karakter harus menjadi fondasi utama yang terus kita perkuat,” tegas Bupati.
Selain memberikan motivasi kepada para pelajar, Bupati juga mengeluarkan sejumlah kebijakan untuk memperkuat lingkungan pendidikan yang sehat dan berkarakter. Ia menginstruksikan seluruh sekolah di Kabupaten Tapanuli Utara menjadi kawasan bebas asap rokok, melarang guru merokok di dalam ruangan sekolah, serta meminta seluruh asbak disingkirkan dari lingkungan sekolah.
Di bidang pembinaan karakter, Bupati mewajibkan seluruh SMP mengaktifkan kembali kegiatan Pramuka sebagai sarana membangun disiplin, kepemimpinan, dan semangat gotong royong di kalangan peserta didik. Ia juga mengajak para orang tua untuk mengambil peran aktif dalam mendampingi pendidikan dan cita-cita anak-anak mereka.
“Pendidikan karakter dimulai dari keluarga. Guru dan orang tua harus berjalan bersama dalam membentuk generasi yang berintegritas. Ke depan, tantangan kita adalah memastikan anak-anak, termasuk yang berasal dari keluarga petani, memperoleh akses pendidikan yang semakin berkualitas,” ujarnya.
Upacara Hardiknas berlangsung semarak dengan berbagai penampilan budaya, di antaranya Festival Bahasa Ibu dan permainan tradisional daerah yang melibatkan para pelajar. Kegiatan tersebut menjadi simbol komitmen Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam menjaga budaya lokal sekaligus memperkuat karakter generasi muda.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., Sekretaris Daerah Henry M. M. Sitompul, M.Si., unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta ribuan insan pendidikan dari berbagai jenjang di Kabupaten Tapanuli Utara. ||| Agus Juntak




