Today

Bupati Taput Tinjau Lokasi Bencana di Simangumban, Instruksikan Gerak Cepat dan Pastikan Bantuan Tersalurkan

Alfin Sirait

AKTUALONLINE.co.id – SIMANGUMBAN ||| Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., turun langsung meninjau lokasi bencana banjir dan tanah longsor di Desa Aek Nabara, Kecamatan Simangumban, Kamis (24/4/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan darurat berjalan maksimal serta kebutuhan warga terdampak segera terpenuhi.

Bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut dipicu oleh tingginya intensitas hujan yang mengguyur kawasan Simangumban sejak Rabu (23/4/2026). Akibatnya, banjir dan longsor menyebabkan kerusakan pada permukiman warga, fasilitas umum, serta lahan pertanian di sejumlah desa.

Berdasarkan laporan sementara yang disampaikan Camat Simangumban, Rini Sinaga, dampak bencana menjangkau tiga desa, yakni Desa Aek Nabara, Desa Simangumban Julu, dan Desa Dolok Sanggul. Tercatat sebanyak 196 rumah warga terdampak, dengan rincian 4 unit rumah hanyut terbawa arus, 18 unit rumah mengalami rusak berat, sementara rumah lainnya mengalami kerusakan ringan hingga sedang.

Selain merusak rumah warga, banjir juga mengakibatkan kerusakan pada sejumlah fasilitas umum. Sebuah jembatan dilaporkan hanyut terbawa arus sungai, sementara satu unit musala mengalami kerusakan berat akibat derasnya aliran air.

Di sektor pertanian, kerugian yang dialami masyarakat juga cukup besar. Sekitar 20 hektare lahan persawahan mengalami gagal panen setelah terendam banjir. Tanaman padi yang terdampak rata-rata telah memasuki usia 70 hingga 80 hari setelah tanam, sehingga kerusakan tersebut berpotensi mengurangi pendapatan petani secara signifikan.

Saat berada di lokasi, Bupati Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara akan hadir dan bekerja bersama masyarakat untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana.

Ia menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah terkait agar bergerak cepat, berkoordinasi secara intensif, dan mengedepankan semangat gotong royong dalam menangani dampak bencana.

READ  ‎Pemkab Tapanuli Utara Intensifkan Penanganan Darurat Bencana Hidrometeorologi

“Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara hadir di tengah masyarakat. Saya memerintahkan seluruh dinas terkait dan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bekerja cepat dalam menanggulangi dampak bencana ini. Fokus utama kita adalah pemulihan agar masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan normal sesegera mungkin,” tegas Bupati.

Sebagai bentuk kepedulian dan respons awal pemerintah daerah, Bupati menyerahkan bantuan stimulan berupa uang tunai kepada warga yang rumahnya terdampak bencana. Bantuan tersebut dimaksudkan untuk membantu masyarakat membersihkan rumah dan memulai proses pemulihan.

Untuk kategori rumah rusak berat, pemerintah memberikan bantuan sebesar Rp500.000, sedangkan rumah dengan kategori rusak ringan dan sedang menerima bantuan sebesar Rp300.000. Pemerintah daerah juga memastikan bahwa bantuan lanjutan akan diberikan setelah proses pendataan dan verifikasi kerusakan selesai dilakukan.

Selain bantuan tunai, pemenuhan kebutuhan dasar warga juga menjadi perhatian utama. Melalui Dinas Sosial, pemerintah telah menyalurkan bantuan sembako dan mendirikan dapur umum guna memenuhi kebutuhan konsumsi warga terdampak sekaligus mendukung kegiatan gotong royong di lokasi bencana.

Sementara itu, untuk mengatasi persoalan ketersediaan air bersih, PDAM Mual Natio telah dikerahkan untuk mendistribusikan air bersih kepada masyarakat. Di saat yang sama, Dinas Pekerjaan Umum segera melakukan perbaikan terhadap jaringan dan fasilitas penyediaan air bersih yang mengalami kerusakan akibat banjir.

Dalam upaya mempercepat pemulihan infrastruktur, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara juga menjalin koordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) serta pihak Adhi Construction untuk menangani kerusakan jalan dan membangun tembok penahan tanah (TPT) di titik-titik rawan longsor.

Bupati menekankan bahwa akurasi data kerusakan menjadi faktor penting dalam proses penanganan pascabencana. Oleh karena itu, ia meminta seluruh pihak terkait segera melakukan validasi data secara menyeluruh agar bantuan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara maupun Pemerintah Pusat dapat segera diakses dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

READ  Bupati Taput Tekankan Pendidikan Karakter di Tengah Era AI

“Segera lakukan validasi data secara akurat. Data yang valid menjadi kunci agar bantuan dari pemerintah pusat dapat segera kita akses dan salurkan. Mari kita berdoa agar tidak ada lagi bencana susulan dan seluruh proses pemulihan dapat berjalan lancar,” ujarnya.

Hingga saat ini, tidak terdapat laporan korban jiwa dalam peristiwa banjir dan tanah longsor tersebut. Tim gabungan yang terdiri dari unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, relawan, serta masyarakat masih terus bekerja di lapangan melakukan pembersihan material longsor, perbaikan akses jalan, serta pemulihan berbagai fasilitas yang terdampak.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara memastikan akan terus memantau perkembangan situasi dan memberikan dukungan maksimal bagi masyarakat hingga kondisi kembali pulih dan aktivitas warga dapat berjalan normal seperti sediakala. ||| Agus Juntak

Related Post