AKTUALONLINE.co.id LANGKAT |||
Satu dosa dr.Indra yang tak bisa kami maafkan sampai saat ini adalah pembiaran pembegalan Ketua PC.NU Langkat H.Muhd.Khalid dan Haji Muhd.Arifin S.Ag oleh Tim Carateker PC.NU Langkat dibawah komando H.Marah Halim Harahap,S.Ag. M.Hum.
Menurut Mhd.A Muin mantan Ketua PC. GP.Ansor Langkat, apa yang dialami HM.Khalid dan HM.Arifin.S.Ag saat itu murni “pembunuhan” karakter anak Melayu di Stabat.
“Saya dan kawan -kawan mantan (aktivis Ansor Langkat) saat itu diam karena kecintaan kami pada NU”,ungkapnya.
Ditambahkannya,kalau kami serang masalah pribadi H.Marah Halim Harahap ketika menjadi anggota DPRD Sumut bisa saja Bos, tapi tidak kami lakukan, ujarnya.
Saat itu kami berharap besar pada dr.Indra agar tanggap, karena beliau adalah Ketua.PD.MABMI Langkat saat itu,karena yang terbunuh (dibunuh- red) karakternya adalah H.Mhd.Arifin.S.Ag yang juga adalah Sekretaris PD.MABMI Langkat.
“Kami bisa saja bergerak pada saat itu, tapi tidak kami lakukan ujar Mhd. A Muin. Kawan-kawan menjaga kekondusifan di Langkat,karena “Bung Ondim” baru menjabat Plt Bupati Langkat. Beruntunglah Sahabat T.Syaiful Anhar punya akses ke H.Amril apa yang jadi pembicaan Syaiful dan Pak Amril bisa kami terima dan kami tak jadi bergerak. Sehingga selamatlah Zulfan jadi Ketua PC.NU Langkat,ujar Mhd. Addul Muin pada awak media di Jln.Hang Tuah No.50 Stabat,Senin (26/6/2023).||| Agus Salim
Editor : Zul




