AKTUALONLINe.co.id DELISERDANG ||| Disinggungnya nama Badko HMI Sumut oleh Kadispora Sumut, Bahruddin Siagian dalam sambutannya di peletakan batu pertama stadion madya atletik dan martial arts arena, dinilai asal cakap serta cenderung menjelekkan nama organisasi mahasiswa Islam tersebut.
Ditegaskan Sekretaris Umum Badko HMI Sumut, Pangeran Siregar, Jumat (31/3/2023) sore, bahwa saat seremoni peletakan batu tersebjt kelompoknya berada satu barisan bersama para anggota kelompok tani yang ditindas dan tidak diberi solusi, turun ke jalan berorasi.
“Asal cakap saja Kadis itu. Kami punya dokumentasi dimana saat itu. Jangan menggiring opini negatif ke publik, tidak baik jadi contoh pak kadis,” cecar Pangeran.
Lanjut mereka, Badko HMI akan terus mendampingi kelompok tani hingga kasusnya tuntas. Sebab, dalam investigasi mereka, ditemukan berbagai kecurangan oleh Pemprov Sumut, Dispora Sumut, PTPN II, dan BPN.
Misalnya, soal SK 10 yang tidak bisa digunakan sebagai dasar jual beli lahan. Lalu, mengenai pematangan lahan dengan dana Rp16.4 miliar yang realisasinya masih dipertanyakan. Bahkan soal ganti rugi dengan penerima ananim menjadi celah menyelewengkan uang. ||| Prasetiyo
Editor : Pras




