Today

BPBD Tulungagung Bentuk SPAB di Yayasan KH Ahmad Badjuri

Zul Aktual

BPBD Tulungagung Bentuk SPAB di Yayasan KH Ahmad Badjuri. (Foto/Ist)

AKTUALONLINE.co.id TULUNGAGUNG |||
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung menggelar pelatihan pembentukan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di Yayasan Kyai Haji Ahmad Badjuri, Desa Campurdarat, Kecamatan Campurdarat, pada 21-22 Oktober 2026.

Kegiatan ini diikuti 130 peserta yang terdiri dari tenaga kependidikan, peserta didik, narasumber, serta pegawai BPBD.

Kepala Pelaksana BPBD Tulungagung, Achmad Mugiyono, S.STP., M.M., atau akrab disapa Mamad, menegaskan bahwa satuan pendidikan merupakan lingkungan yang rawan terdampak bencana sehingga perlu mendapat perhatian khusus.

“Kabupaten Tulungagung memiliki potensi ancaman bencana cukup beragam, mulai dari banjir, longsor, kekeringan, hingga gempa bumi. Melalui SPAB, kami ingin membangun kesiapsiagaan di sekolah dan pesantren agar warga pendidikan lebih tangguh menghadapi bencana,” terangnya, Senin (26/10/2026).

Selama dua hari, peserta mendapatkan materi komprehensif. Hari pertama difokuskan pada pengenalan ancaman bencana, kajian risiko di lingkungan sekolah, dasar program SPAB, serta mitigasi bencana hidrometeorologi.

Hari kedua dilanjutkan dengan penyusunan rencana penanggulangan bencana tingkat sekolah, keterampilan pertolongan pertama, mitigasi gempa bumi, hingga simulasi evakuasi.

Simulasi gempa bumi menjadi puncak kegiatan, melatih warga sekolah bertindak cepat, tertib, dan terkoordinasi saat menghadapi keadaan darurat. Evaluasi dilakukan untuk meninjau kesiapan serta aspek yang perlu ditingkatkan.

“Kami berharap hasil pelatihan ini ditindaklanjuti dengan pembentukan tim siaga bencana sekolah, latihan evakuasi berkala, serta penguatan koordinasi dengan BPBD dan pihak terkait,” tambah Mamad.

Ia menilai kegiatan berjalan lancar tanpa kendala, namun menekankan bahwa keberhasilan SPAB memerlukan komitmen berkelanjutan dari seluruh warga pendidikan.

“Dengan begitu, sekolah dan pesantren dapat menjadi lingkungan yang aman, tangguh, dan siap menghadapi ancaman bencana,” tegasnya.||| Dodik S

 

Editor : Zul

READ  Enam Hari Pencarian, Jenazah Korban Tenggelam di Pantai Kedung Tumpang Ditemukan

Related Post