Today

SOIna Sumut Beprestasi di PESONAS II NTT 2026

Alfin Sirait

AKTUALONLINE.co.id | MEDAN — Kontingen Special Olympics Indonesia (SOIna) Sumatera Utara berhasil meraih 12 medali dalam ajang Pekan Special Olympics Nasional (PESONAS) II NTT 2026 yang berlangsung di Kupang, Nusa Tenggara Timur. Prestasi tersebut menjadi bukti kemampuan dan semangat juang atlet penyandang disabilitas intelektual dalam berkompetisi di tingkat nasional.

Dari total 12 medali yang diraih, kontingen SOIna Sumut membawa pulang dua medali emas, enam perak, dan empat perunggu.

Dua medali emas masing-masing diraih Mikhael dari cabang olahraga bocce dan Muhammad Abbas Lubis pada nomor renang 50 meter gaya dada.

Enam medali perak diperoleh Daffa Zaidan Afkar pada nomor renang 50 meter gaya dada, Eliakim Barus pada cabang bulu tangkis, Gerardus Sarman Manik pada nomor lari 100 meter dan lompat jauh, Cintya Cinta Laura Siringoringo pada senam ritmik satu alat (bola), serta Maruli Simarmata pada nomor lari 400 meter.

Sementara itu, empat medali perunggu diraih Muhammad Abbas pada nomor renang 100 meter gaya dada, Cintya Cinta Laura Siringoringo pada senam ritmik dua alat (bola dan pita), serta Maruli Simarmata dan Jhon Alexander masing-masing pada nomor lari 800 meter.

Ketua SOIna Sumatera Utara, August Sinaga, S.Pd., S.ST., M.AP., menyampaikan apresiasi atas perjuangan seluruh atlet yang telah mengharumkan nama Sumatera Utara. Hal itu disampaikannya pada Selasa (20/10/2026), didampingi Ketua Dewan Penasihat Drs. Saiful Syafri, M.M., dan Sekretaris Mardi Panjaitan, S.Pd., M.Pd.

“Prestasi ini menjadi bukti bahwa atlet penyandang disabilitas intelektual memiliki potensi, kemampuan, semangat juang, dan kesempatan yang sama untuk berprestasi serta mengharumkan nama daerah dan bangsa Indonesia,” ujar August.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras para atlet, dedikasi pelatih, dukungan orang tua, serta proses pelatihan, pembinaan, dan pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan.

READ  Kajari Medan Blokir WA Wartawan Gara-gara Ditanya Dugaan Pungli Rp449 Juta di UINSU

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para atlet yang telah berjuang dengan luar biasa, para pelatih yang dengan tekun melakukan pembinaan, serta orang tua yang terus memberikan dukungan dan semangat kepada anak-anak kita. Prestasi ini bukan semata-mata tentang medali, tetapi juga tentang keberanian, perjuangan, kemandirian, dan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik,” ungkapnya.

Pengurus SOIna Sumatera Utara juga menyampaikan apresiasi kepada PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM), Pelindo, Bank Sumut, serta berbagai pihak lainnya, baik perorangan maupun kelompok, yang telah memberikan bantuan dan dukungan bagi keberangkatan serta partisipasi kontingen dalam ajang nasional tersebut.

Dukungan itu dinilai sangat berarti, terutama di tengah keterbatasan anggaran yang dihadapi. Berkat kepedulian dan semangat gotong royong berbagai pihak, para atlet SOIna Sumut tetap memperoleh kesempatan untuk berpartisipasi dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

PESONAS II NTT 2026 mengusung tema “Akulah Bintang Dunia: Dari Kupang ke Santiago”. Ajang ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi olahraga nasional bagi atlet penyandang disabilitas intelektual, tetapi juga menjadi bagian dari proses penjaringan dan seleksi atlet menuju Special Olympics World Games (SOWG) 2027 di Santiago, Cile.

Bagi SOIna Sumatera Utara, keikutsertaan dalam PESONAS II NTT 2026 merupakan langkah penting untuk membangun ekosistem olahraga yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada pengembangan potensi setiap atlet.

Di balik pencapaian tersebut, Pengurus SOIna Sumut mengajak Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan perhatian dan dukungan nyata bagi penyandang disabilitas intelektual.

Dukungan itu diharapkan diwujudkan melalui penyediaan sarana dan prasarana olahraga yang aksesibel, fasilitas latihan yang memadai, pelatih kompeten, program pembinaan berkelanjutan, pendampingan sesuai kebutuhan, serta dukungan anggaran yang proporsional.

READ  SMKN 1 Percut Sei Tuan Semarakkan HUT ke-81 RI: “Satukan Semangat, Wujudkan Karya untuk Indonesia”

Selain itu, upaya menghapus stigma negatif, diskriminasi, dan perlakuan tidak adil terhadap penyandang disabilitas juga perlu terus diperkuat. Setiap anak memiliki potensi, bakat, dan kemampuan yang dapat berkembang apabila memperoleh kesempatan serta dukungan yang tepat.

Prestasi atlet SOIna Sumut di Kupang menjadi pesan bahwa setiap anak memiliki kesempatan untuk bersinar dan meraih prestasi. Semangat tersebut sejalan dengan komitmen SOIna Sumatera Utara untuk terus membangun olahraga yang inklusif dan berprestasi.

“Atlet Istimewa, Prestasi Luar Biasa!” || Marlan Pasaribu

Related Post