AKTUALONLINE.co.id | MEDAN — Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Sumatera Utara menggelar pelatihan psikososial pascabencana di UPT SMP Negeri 3 Medan, Senin (19/10/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas tenaga pendidik dalam memberikan dukungan psikososial kepada peserta didik, khususnya setelah terjadi bencana.
Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 19 hingga 21 Oktober 2026, tersebut diselenggarakan dengan Dinas Pendidikan Kota Medan sebagai panitia pelaksana dan UPT SMP Negeri 3 Medan sebagai tuan rumah.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman dan keterampilan tenaga pendidik dalam mengenali serta menangani kebutuhan psikososial peserta didik di lingkungan sekolah, terutama dalam situasi pascabencana.
Dalam sambutannya, Kepala UPT SMP Negeri 3 Medan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Ahmad Barli Mulia Nasution, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Medan Andy Yudhistira, BBGTK Sumut, serta seluruh pihak yang telah mempercayakan sekolah tersebut sebagai tuan rumah pelatihan.
Ia berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi seluruh peserta, terutama dalam meningkatkan pemahaman mengenai dukungan psikososial bagi peserta didik yang terdampak bencana.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan perwakilan Kepala BBGTK Sumut yang menyampaikan arahan terkait pelaksanaan pelatihan psikososial pascabencana kepada para peserta.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Ahmad Barli Mulia Nasution, S.STP., M.AP., yang diwakili Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Medan Andy Yudhistira, S.Pd., M.Pd., berharap pelatihan tersebut dapat meningkatkan kemampuan tenaga pendidik dalam mendukung pemulihan psikososial di lingkungan pendidikan.
Andy juga menyampaikan terima kasih kepada BBGTK Sumut atas kepercayaan yang diberikan kepada Dinas Pendidikan Kota Medan sebagai panitia pelaksana kegiatan.
Setelah rangkaian sambutan, Andy Yudhistira secara resmi membuka pelatihan tersebut mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan.
Kegiatan ini diikuti perwakilan satuan pendidikan dari berbagai jenjang, mulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD), sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA).
Melalui pelatihan selama tiga hari ini, para peserta diharapkan memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan untuk memberikan dukungan psikososial kepada peserta didik serta menciptakan lingkungan sekolah yang lebih responsif terhadap kebutuhan anak dalam situasi pascabencana. || Marlan Pasaribu






