AKTUALONLINE.co.id – Jakarta || terus memacu kualitas tenaga pendidik agama Islam di tanah air. Melalui Direktorat Pendidikan Agama Islam (Dit PAI), sebanyak 2.190 guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dari Jawa Barat dan Jawa Tengah kembali diterjunkan dalam program Peningkatan Kompetensi Tartil Al-Qur’an Angkatan Kedua.
Langkah afirmatif ini menjadi bagian dari manuver besar Kemenag untuk mengejar target ambisius: memoles kemampuan baca Al-Qur’an 6.666 guru PAI sepanjang tahun ini.
Direktur PAI M. Munir mengungkapkan, pelatihan angkatan kedua ini menyasar 870 guru asal Jawa Barat dan 1.320 guru asal Jawa Tengah. Program yang berlangsung nyaris sebulan penuh ini resmi dibuka melalui platform Zoom pada 5 Oktober 2026 kemarin.
“Pelatihan dan pendidikan tartil Al-Qur’an ini kami lakukan secara bertahap dan berkesinambungan agar target melatih 6.666 guru bisa tuntas tahun ini,” tegas Munir. seperti yang dikutip Aktual Online, Selasa (6/10/2026) dari laman www.kemenag.go.id
Guna memastikan hasil yang presisi, Kemenag menggandeng Universitas PTIQ Jakarta dengan menerjunkan 55 instruktur ahli. Skema diklat dirancang hybrid dan terstruktur ketat, menggabungkan belajar mandiri berbasis Learning Management System (LMS) via aplikasi CintaQu, pendampingan online, hingga ujian tatap muka.
Sepanjang periode 5–31 Oktober 2026, para peserta akan menjalani lima kali pertemuan daring—satu sesi penyampaian materi dan empat sesi reviu intensif—sebelum akhirnya berhadapan langsung di meja ujian. Uji kompetensi luring tersebut dijadwalkan berlangsung serentak pada 31 Oktober di dua lokasi strategis, yakni Cirebon dan Semarang.
Munir optimistis metode ini menjadi formula paling efektif untuk mendongkrak (upgrade) standar kualitas para pendidik. Evaluasi pada angkatan pertama pun menunjukkan tren kenaikan kompetensi yang signifikan.
“Hasilnya nanti akan kami umumkan secara serentak setelah seluruh rangkaian hingga angkatan ketiga selesai,” pungkasnya. || Red






