AKTUALONLINE.co.id – Sumedang || Komitmen Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam melahirkan kepemimpinan strategis yang adaptif dan inovatif terus dibuktikan. Dua pejabat setingkat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama BKN resmi mengikuti Seminar Rancangan dan Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXXIII Tahun 2026 di Pusjar SKTAN Lembaga Administrasi Negara (LAN), Jatinangor, Sumedang.
Dua sosok yang mewakili BKN dalam ajang tersebut adalah Direktur Pengelolaan Data dan Penyajian Informasi ASN I Ketut Buana serta Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik Wisudo Putro Nugroho. Tahapan seminar ini menjadi ujian krusial bagi para peserta untuk membuktikan kemampuan merumuskan solusi konkret atas berbagai tantangan organisasi.
Langkah ini dinilai sangat sensitif dan berkaitan langsung dengan fungsi strategis BKN sebagai motor penggerak kebijakan serta manajemen ASN nasional. Di tengah dinamika yang serba cepat, tata kelola ASN membutuhkan figur pemimpin yang tidak sekadar paham regulasi, melainkan juga piawai mengolah data, responsif terhadap masalah, serta sigap memupuk kolaborasi lintas sektor.
“Keikutsertaan dua pejabat BKN dalam PKN Tingkat II sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun kepemimpinan yang mampu menghubungkan kompetensi, inovasi, dan kebutuhan organisasi. Kompetensi kepemimpinan yang diperoleh melalui proses pembelajaran diharapkan tidak berhenti pada peserta, tetapi dapat diterjemahkan menjadi perbaikan nyata dalam pelaksanaan tugas BKN,” terang BKN seperti yang dikutip Aktual Online, Selasa (6/10/2026) dari lama www.bkn.go.id.
Dalam pemaparannya, I Ketut Buana didampingi langsung oleh Deputi Bidang Sistem Informasi dan Digitalisasi Manajemen ASN BKN Jumiati yang bertindak sebagai mentor. Gagasan yang diusung Ketut berfokus pada penguatan tata kelola data dan sistem penyajian informasi ASN agar lebih akurat, terintegrasi, dan mudah diakses demi mendukung efisiensi birokrasi.
Sementara itu, Wisudo Putro Nugroho tampil didampingi Sekretaris Utama BKN Rahman Hadi. Proyek perubahan yang ditawarkan Wisudo menyasar dua pilar inti: pembenahan tata kelola hukum agar lebih adaptif terhadap kebijakan baru, serta optimalisasi komunikasi publik guna menjembatani informasi kebijakan ASN kepada masyarakat luas secara transparan.
Sebagai informasi, PKN Tingkat II Angkatan XXXIII Tahun 2026 ini diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Imigrasi dan Pemasyarakatan berkolaborasi dengan LAN RI. Program yang digulirkan sejak 13 Agustus hingga 17 Desember 2026 tersebut dirancang khusus untuk memoles kapasitas kepemimpinan strategis para peserta.
Melalui keikutsertaan dua pejabat utamanya, BKN berharap gagasan inovatif dan kompetensi yang dipetik selama pelatihan tidak berhenti di atas kertas, melainkan mampu ditransformasikan menjadi perbaikan nyata dalam ekosistem manajemen ASN di Tanah Air. || Red






