AKTUALONLINE.co.id PATUMBAK |||
Kepala Sekolah SDN 101794 Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, Bambang Hardiyanto membantah isu yang menyebut dirinya memiliki hubungan asmara dengan salah seorang operator sekolah (OPS) berinisial DFL.
Bambang menegaskan bahwa kedekatannya dengan DFL selama menjalankan tugas di lingkungan sekolah merupakan bagian dari koordinasi pekerjaan dan tidak berkaitan dengan hubungan pribadi seperti yang diisukan.
Saat ditemui di ruang kerjanya, Bambang mengatakan isu tersebut telah menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat sekaligus berdampak terhadap nama baiknya sebagai kepala sekolah.
“Saya membantah adanya hubungan asmara ataupun hubungan khusus dengan bawahan saya. Selama ini komunikasi yang dilakukan semata-mata berkaitan dengan pekerjaan dan tanggung jawab di sekolah,” ujar Bambang kepada Aktual baru-baru ini.
Bambang menjelaskan, dirinya baru sekitar empat bulan menjalankan tugas sebagai kepala sekolah di SDN 101794. Dalam menjalankan tugas tersebut, ia dituntut untuk berkoordinasi dengan seluruh tenaga yang ada di sekolah, termasuk bendahara dan operator sekolah.
Menurutnya, koordinasi tersebut diperlukan untuk menunjang berbagai pekerjaan administrasi, pendataan, hingga penyusunan laporan yang harus disampaikan kepada Dinas Pendidikan.
“Sebagai kepala sekolah, saya memang harus berkoordinasi dan berkomunikasi dengan bendahara maupun OPS. Kalau pimpinan justru menjauh dari bawahannya, bagaimana pekerjaan dan pelayanan administrasi sekolah dapat berjalan dengan baik?” katanya.
Bambang menilai kedekatan dalam konteks pekerjaan tidak semestinya diartikan sebagai hubungan khusus. Ia menegaskan bahwa dirinya berupaya menjaga hubungan profesional dengan seluruh tenaga pendidik dan kependidikan di sekolah.
Ia juga mengatakan munculnya isu tersebut membuat dirinya semakin berhati-hati dalam bersikap dan berkomunikasi di lingkungan sekolah. Namun, kehati-hatian tersebut, menurutnya, tidak berarti mengurangi koordinasi dalam menjalankan tugas.
“Saya akan tetap menjalankan tugas dan meningkatkan kinerja. Hanya saja, dengan adanya persoalan ini, saya tentu akan lebih berhati-hati dalam mengambil sikap agar tidak kembali menimbulkan kesalahpahaman,” ujarnya.
Bambang berharap persoalan yang berkembang tidak mengganggu kegiatan pendidikan di SDN 101794 Patumbak. Ia meminta agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat terlebih dahulu dipastikan kebenarannya dan tidak menimbulkan persepsi yang keliru.
Ia kembali menegaskan bahwa isu mengenai dugaan hubungan asmara dengan DFL tidak benar. BH menyatakan akan mempertimbangkan langkah hukum apabila tudingan serupa kembali disebarkan dan dinilai merugikan nama baiknya.
“Sekali lagi saya tegaskan, dugaan tersebut tidak benar. Saya berharap persoalan ini tidak terus berkembang menjadi informasi yang merugikan nama baik saya maupun mengganggu tugas kami di sekolah. Jika hal seperti ini kembali terjadi dan merugikan saya, tentu saya akan mempertimbangkan langkah hukum,” tegasnya.||| Rano
Editor : Red




