AKTUALONLINE.co.id | MEDAN – Artis Indonesia Ricky Harun tampil memukau saat menjadi bintang tamu dalam talk show di hadapan siswa SMK Negeri 5 Medan dalam rangka menyemarakkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 2026.
Kegiatan yang mengangkat tema “Menjadikan Remaja Muslim yang Cerdas, Berteknologi dan Berakhlakul Karimah” tersebut menghadirkan penceramah Al Ustadz Ali Ramadhan, Lc. Acara dibuka secara langsung oleh Kepala SMKN 5 Medan, Rini Andriani, S.Pd., M.Or., Selasa (1/9/2026).
Kehadiran Ricky Harun mendapat antusiasme dari para siswa. Melalui talk show tersebut, para peserta didik mendapatkan motivasi mengenai pentingnya pendidikan, ketekunan dalam meraih cita-cita, berbakti kepada orang tua, serta menggunakan teknologi secara bijak.
Usai kegiatan talk show, SMKN 5 Medan juga menunjukkan kepedulian terhadap sesama dengan menyerahkan donasi sebesar Rp6 juta untuk membantu warga muslim di Palestina. Bantuan tersebut merupakan hasil pengumpulan donasi dari guru, tenaga kependidikan (tendik), serta para siswa-siswi SMKN 5 Medan.
Kepala SMKN 5 Medan, Rini Andriani, mengatakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga momentum untuk menanamkan nilai kepedulian sosial kepada peserta didik.
Menurutnya, melalui kegiatan tersebut para siswa diajarkan untuk berbagi dan membantu masyarakat yang sedang mengalami musibah maupun kesulitan ekonomi.
“Kegiatan ini menjadi momentum untuk saling berbagi, terkhusus bagi warga muslim yang terkena musibah dan kesulitan ekonomi. Kita mengajarkan kepada anak didik di sekolah untuk berdonasi kepada yang membutuhkan bantuan,” ujar Rini.
Rini juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ricky Harun di SMKN 5 Medan. Menurutnya, kehadiran artis tersebut dapat memberikan motivasi sekaligus menjadi teladan bagi para peserta didik.
“Bang Ricky Harun orang baik dan saleh serta sukses berkarier. Itu semua berkat ketakwaan dan juga karena menjadi anak yang berbudi pekerti kepada orang tuanya,” jelasnya.
Untuk itu, Rini berharap para peserta didik dapat mengambil pelajaran dari perjalanan hidup Ricky Harun. Ia mendorong siswa untuk menjadi anak yang berbakti kepada orang tua sehingga mendapatkan keberkahan dan kesuksesan di masa depan.
“Mari kita jadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai sarana untuk meneladani akhlak Rasulullah, memperkuat iman dan ketakwaan serta membentuk generasi muda yang cerdas, melek teknologi, berprestasi dan berakhlakul karimah,” terang Rini.
Sementara itu, Ricky Harun dalam kesempatan tersebut berpesan kepada para siswa agar menjadi generasi muda yang berbakti kepada orang tua, senantiasa berbuat baik, membangun komunikasi yang baik dengan keluarga, serta tekun dalam belajar.
Ia juga mengingatkan para siswa agar menjauhi pergaulan bebas dan senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Dalam sesi talk show, salah seorang siswa menanyakan apakah Ricky Harun pernah mengalami kegagalan dalam perjalanan kariernya.
Menjawab pertanyaan tersebut, Ricky mengatakan bahwa kegagalan merupakan bagian dari perjalanan hidup dan tidak seharusnya menjadi alasan untuk menyerah.
“Jangan putus asa karena kita sedang diuji oleh Allah SWT. Namun, harus bangkit untuk meraih masa depan,” pesannya.
Ricky juga mengajak seluruh peserta didik SMKN 5 Medan untuk tetap bersemangat dalam menempuh pendidikan, mengejar cita-cita, dan mempersiapkan diri untuk meraih kesuksesan.
Ia mengingatkan para siswa agar bersyukur karena memiliki kesempatan untuk mendapatkan pendidikan di sekolah.
“Kalian patut bersyukur atas pilihan bisa bersekolah di sini dan termasuk beruntung karena banyak anak-anak yang putus sekolah karena tidak mampu, akibat ketiadaan biaya sekolah dan kondisi keuangan di rumahnya,” kata Ricky.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMKN 5 Medan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan nilai edukatif dan spiritual bagi para siswa. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik diharapkan tumbuh menjadi generasi yang berakhlak, berprestasi, cerdas dalam memanfaatkan teknologi, serta memiliki kepedulian terhadap sesama. || Marlan Pasaribu




