Today

Kemnaker: Seleksi Wawancara Program Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 Berlangsung hingga 15 Juli 2026

Alfin Sirait

AKTUALONLINE.co.id – Jakarta || Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menginformasikan bahwa seleksi wawancara calon peserta Program Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch 3 berlangsung pada 10–15 Juli 2026. Tahapan ini wajib diikuti seluruh calon peserta sebelum ditetapkan sebagai peserta pelatihan.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, mengatakan seleksi wawancara merupakan tahapan penting untuk memastikan kesiapan calon peserta mengikuti pelatihan sesuai bidang yang dipilih.

“Seleksi wawancara merupakan tahapan penting dalam proses seleksi calon peserta Program Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3. Kami mengimbau seluruh calon peserta mengikuti seleksi sesuai jadwal dan menunjukkan kesiapan serta komitmennya untuk mengikuti pelatihan hingga selesai,” kata Darmawansyah dalam siaran pers Biro Humas Kemnaker, Sabtu (11/7/2026).

Menurutnya, hasil seleksi wawancara akan menjadi salah satu dasar dalam penetapan peserta Program Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3. Melalui tahapan tersebut, Kemnaker ingin memastikan peserta yang terpilih benar-benar memiliki kesiapan dan motivasi untuk mengikuti seluruh rangkaian pelatihan hingga tuntas.

Kemnaker juga mengimbau seluruh calon peserta agar mengikuti seleksi sesuai jadwal yang telah ditetapkan serta menjalani setiap tahapan dengan sungguh-sungguh. Kesempatan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menunjukkan kesiapan, komitmen, dan keseriusan dalam mengikuti program peningkatan kompetensi yang diselenggarakan pemerintah.

Pengumuman peserta yang dinyatakan lolos seleksi dijadwalkan pada 16 Juli 2026 melalui platform Skillhub. Oleh karena itu, seluruh calon peserta diminta memantau akun Skillhub secara berkala guna memperoleh informasi terbaru terkait hasil seleksi maupun jadwal pelaksanaan pelatihan.

Program Pelatihan Vokasi Nasional merupakan salah satu upaya Kemnaker untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja Indonesia agar lebih siap menghadapi kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, sekaligus memperluas peluang kerja bagi masyarakat. || Red

READ  Kapolri Disematkan Baret Merah Kopassus

Related Post