21.2 C
Indonesia
Senin, 27 April 2026

PR Kajati Sumut Baru, Skandal Besar PT. AWS di PT. Inalum Harus Dibongkar

Berita Terbaru

Kajati Sumut yang Akan Dilantik Muhibuddin. (Foto: Ist/Aktual Online)

 

 

AKTUALONLINE.co.id – Medan || Skandal besar PT. AWS Inalum menjadi Pekerjaan Rumah (PR) yang akan menyambut kehadiran Muhibuddin sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) yang baru menggantikan Harli Siregar.

Pasalnya, Ketua Komunitas Milenial Anti Korupsi Fahrul Rozi Harahap, Senin (27/4/2026) siang menjelaskan bahwa skandal PT. Inalum yang saat ini ditangani merupakan bagian kecil dari kasus besar yang sebenarnya.

“Ini PR untuk Kejati Sumut yang baru, pak Muhibuddin. Skandal besar PT. Inalum sebenarnya adalah PT. AWS. Korupsi alumunium itu kecil sekali,” tegasnya.

Lanjut Fahrul Rozi Harahap, PT. Inalum ini termasuk perusahaan sehat yang kemudian terserang parasit, yakni PT. AWS sebuah perusahaan vendor keluarga yang dulunya bernama PT. SDJ milik SRD lalu diwariskan kepada RWY.

PT. AWS lah yang sebenarnya menjadi otak operasi setiap proyek-proyek PT. Inalum dengan sistem perusahaan boneka. Sehingga tender-tender yang diadakan secara bergilir diikuti dan dimenangkan oleh grup PT. AWS.

“PT. AWS lah bang semuanya. Jadi soal korupsi penjualan alumunium itu memang ada mungkin, tapi bukan itu masalah utamanya. Kalaupun itu diusut Kejatisu, maka Inalum juga tetap terserang parasit dari PT. AWS. Saya mendapat kabar penggeledahan ini jadi mainan saja. Saya pikir ada benarnya, buktinya sampai sekarang tidak juga bukti dugaan korupsinya dibeberkan,” ungkap narasumber Aktual Online yang meminta identitasnya disembunyikan.

Dibeberkannya, PT. AWS menguasai proyek-proyek untuk bahan suku cadang karena dianggap seagai pemegang merek tunggal dengan nilai bervariasi. Untuk electrical merek Alcan Alesha sekitar Rp20 miliar, mekanikal merek sakagami Rp7 miliar, mekanika merek tenmat Rp6 miliar, mekanikal merek Pan Abrasives Rp18 miliar, baha baku pendukung lain Rp100 miliar (3 tahu terakhir), dan baha baku utama Anode Baked Rp410 miliar (3 taun terakhir).

Sangat disayangkan, Kejati Sumut hanya membuka kudis kecil tanpa membersihkan parasit penyebabnya. Jika penggeledahan kemarin hanya untuk mencari pamor, maka bukan anak perusahaan (red. PT. IAA) saja yang akan mati, melainkan hilangnya keuntungan negara karena mengalir ke PT.AWS.|| Prasetiyo

Baca Selanjutnya

Berita lainnya