Today

‎Mahasiswa Saintek UINSU Teliti Rencana Pengembangan Aplikasi di KUA Sunggal

Prase Tiyo

Kepala KUA Sunggal Ahmad Jazuli Daulay (tengah) saat menerima kunjungan mahasiswa Saintek UINSU. (Foto: Ist/Aktual Online)

‎AKTUALONLINE.co.id – Deli Serdang || Guna mendukung transformasi digital di lingkungan instansi Pemerintah, sejumlah mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) melakukan kunjungan penelitian ke Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sunggal.

‎Lewat kunjungan mahasiswa Saintek UINSU pada 31 Maret 2026 itu, Kepala KUA Sunggal Ahmad Jazuli Daulay menjelaskan ada 3 (tiga) Aplikasi unggulan di KUA Sunggal yaitu SIMKAH, SIWAK dan SIMAS. Ia menguraikan SIMKAH tidak hanya menjadi inovasi teknologi, tetapi juga wujud nyata dari penerapan e-government dalam sektor keagamaan.

‎Ada juga SIWAK (Sistem Informasi Wakaf), namun masih banyak tanah wakaf belum terdata dalam elektronik akta ikrar wakaf. (e-aiw) yang dikelola oleh Kementerian Agama.

‎Aplikasi SIMAS (Sistem Informasi Masjid) Kemenag adalah aplikasi resmi Kementerian Agama RI untuk mendata, memetakan, dan mengelola profil masjid/mushalla di seluruh Indonesia secara online melalui simas.kemenag.go.id. Aplikasi ini mempermudah masjid mendapatkan nomor ID nasional, mengajukan bantuan, dan memantau informasi keagamaan, tutupnya.

‎Ia menyatakan bahwa sinergi antara dunia akademik dan instansi Pemerintah sangat diperlukan untuk menghadirkan solusi teknologi yang tepat sasaran.

“Kami sangat terbuka dengan inovasi mahasiswa Saintek UINSU. Harapannya, hasil penelitian ini tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi bisa memberikan kontribusi nyata bagi pelayanan umat,” ungkapnya, Kamis (2/4/2026) siang.

‎Sultan selaku Ketua Tim penelitian Saintek UINSU mengatakan Riset ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala dalam sistem administrasi konvensional.

“Kami melihat peluang besar untuk mengintegrasikan layanan publik ke dalam platform digital yang lebih user-friendly. Fokus utama kami adalah efisiensi waktu bagi masyarakat,” ujarnya.

‎Dalam kunjungannya, para mahasiswa melakukan wawancara mendalam dengan Kepala KUA dan staf serta melakukan observasi terhadap alur kerja di KUA. Data yang dikumpulkan akan menjadi dasar dalam perancangan prototipe aplikasi yang mencakup fitur antrean online, tracking dokumen, dan sistem pengarsipan digital. || TAS



‎Editor: Prasetiyo

READ  ‎HRD PT. Maja Agung Latexindo Akui Perusahaan Tolak Beri Pesangon, Kuasa Hukum Eks Karyawan: Itu Mengangkangi UU Ketenagakerjaan

Related Post