20.4 C
Indonesia
Sabtu, 18 April 2026

Mahasiswa UMN Al Washliyah Bantu Warga Potong Hewan Sambut Bulan Suci Ramadhan (Meugang)

Berita Terbaru

AKTUALONLINE.co.id ACEH TAMIANG |||
Mahasiswa UMN Al Washliyah dalam Program Mahasiswa Berdampak Melakukan Kegiatan Membantu Warga Masyarakat dalam Pemotongan Hewan dalam menyambut bulan suci Ramadhan (Meugang) Senin, 17 Februari 2026

Tim mahasiswa berdampak melakukan kegiatan membantu warga masyarakat dalam pemotongan sapi sebanyak 5 ekor.Meugang adalah tradisi membeli, memasak, dan menikmati daging sapi atau kerbau secara bersama-sama yang sering disebut sebagai hari penyembelihan daging (uroe seumeusie) yang dilaksanakan sehari atau dua hari sebelum Ramadan.

Mahasiswa Program Mahasiswa Berdampak turut serta membantu masyarakat dalam kegiatan gotong royong pelaksanaan tradisi Meugang dengan memotong sapi, yaitu tradisi masyarakat suku Aceh yang dilaksanakan menjelang bulan suci Ramadhan. Kegiatan ini meliputi membantu proses persiapan tempat, pembagian tugas, serta membantu masyarakat dalam pengolahan dan pendistribusian daging kepada warga masyarakat Lubuk Sidup. Kegiatan ini bertujuan sebagai bentuk rasa syukur masyarakat Desa Lubuk Sidup kepada Allah SWT menyambut bulan suci Ramadhan sebagai bulan yang penuh berkah dan menjadikan momen kebersamaan keluarga, kerabat dan tetangga untuk makan daging bersama. Tradisi ini juga menekankan pada rasa berbagi karena daging yang telah dimasak dimasak juga dibagikan kepada yatim piatu dan orang-orang yang kurang mampu (yatim piatu dan dhuafa).Sebagai persiapan fisik sebelum menjalankan ibadah puasa, serta sebagai wujud melestarikan warisan leluhur yang sudah ada sejak zaman Kerajaan Aceh Darussalam serta dapat mempererat tali silaturahmi antarwarga masyarakat

Kehadiran mahasiswa tidak hanya memberikan bantuan materiil, tetapi juga memberikan semangat dan harapan bagi warga untuk bangkit, sekaligus mempererat silaturahmi. Kehadiran mahasiswa dalam meugang di Aceh Tamiang berperan penting dalam menjaga kelestarian tradisi, meringankan beban ekonomi warga, dan meningkatkan semangat gotong royong di tengah pemulihan pascabencana di Desa Lubuk Sidup.

Pembagian daging sapi difokuskan kepada warga yang terdampak bencana, di mana banyak ternak hilang dan kondisi ekonomi terbatas. Kegiatan ini juga bertujuan untuk menghidupkan kembali tradisi Meugang yaitu tradisi menyembelih dan menyantap daging sapi/kerbau menjelang Ramadandi tengah keterbatasan masyarakat.

Tim mahasiswa berdampak juga berkolaborasi dengan tokoh lokal dan masyarakat untuk pendistribusian dan pemotongan, yang mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian.

Sapi untuk kegiatan Meugang di Aceh Tamiang (menyambut Ramadhan 2026/1447 H) terutama berasal dari bantuan Presiden Prabowo Subianto. Bantuan ini ditujukan bagi warga terdampak banjir, dengan total ratusan ekor disalurkan ke desa-desa, diserahkan melalui Pemkab Aceh Tamiang, serta Baznas RI. Sapi-sapi tersebut didistribusikan ke tingkat desa untuk disembelih dan dibagikan dagingnya kepada warga, khususnya masyarakat yang kurang mampu dan yang terdampak bencana.

Perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat Aceh Tamiang, menekankan bahwa bantuan sapi ini menjadi wujud kepedulian pemerintah terhadap tradisi dan kebersamaan masyarakat Aceh dalam menyambut bulan suci Ramadhan.

“Bantuan sapi untuk Meugang ini menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap tradisi dan kebersamaan masyarakat Aceh menjelang Ramadhan,” ujar tokoh masyarakat desa setempat. ||| Zul

 

Editor : Zul
Sumber : Leni Handayani (Dosen Fakultas Pertanian UMN Al-Washliyah)

Baca Selanjutnya

Berita lainnya