20.7 C
Indonesia
Minggu, 3 Mei 2026

Gerakan Pangan Murah di Siantar Narumonda Jaga Daya Beli Masyarakat Toba

Berita Terbaru

AKTUALONLINE.co.id – SIANTAR NARUMONDA ||| Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan menggelar Gerakan Pangan Murah di halaman Kantor Camat Siantar Narumonda, Selasa (28/10/2025). Kegiatan ini dirangkaikan dengan peringatan Hari Pangan Sedunia dan bertujuan menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Toba, Darwin Sianipar, dalam laporannya menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan upaya pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tingkat produsen maupun konsumen.

“Kegiatan ini memberikan kemudahan akses bagi masyarakat untuk mendapatkan bahan pangan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus membuka peluang pasar bagi produsen lokal. Melalui gerakan ini, diharapkan tercipta distribusi pangan yang lancar sehingga kestabilan harga dapat terus terjaga,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Kabupaten Toba, Paber Napitupulu, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Badan Pangan Nasional atas dukungan dan pendampingan yang diberikan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Gerakan Pangan Murah ini merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah, Badan Pangan Nasional, dan Bulog dalam mengendalikan inflasi serta menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di daerah. Dengan demikian, daya beli masyarakat terhadap bahan pangan pokok dapat tetap terjaga,” ungkapnya.

Dalam kegiatan ini, berbagai komoditas pangan dijual dengan harga lebih murah dari pasaran, antara lain:
*Beras SPHP: Rp58.000/kemasan 5 kilogram
*Gula pasir: Rp15.000/kg
*Minyak goreng: Rp26.000/kemasan 2 liter
*Telur ayam: Rp49.000/papan
*Cabai merah: Rp60.000/kg
*Bawang merah: Rp25.000/kg
*Bawang putih: Rp32.000/kg
*Tomat: Rp8.000/kg

Melalui Gerakan Pangan Murah ini, Pemkab Toba berharap masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga terjangkau sekaligus membantu menjaga kestabilan ekonomi daerah, terutama menjelang akhir tahun ketika kebutuhan pangan masyarakat meningkat. ||| Agus Juntak

Baca Selanjutnya

Berita lainnya