Gawat Proyek MCK yang merupakan program Unggulan Bupati deli Serdang Asriludin Tambunan di jual di Medan dengan harga bandrol 22 Persen setoran dari pagu anggaran akan tetapi tak laku.
Menurut Hendra (47) warga Medan Mengakui sudah 3 hari ini dirinya serta temanya di tawari paket proyek tersebut.” Kami sudah bertemu dengan pemilik paket itu bang dia minta setoran di depan.” Sebutnya.
Dikatakan pria memiliki kulit putih ini, bahwa banyaknya paket di kabupaten Deli Serdang di jual pasti ada resiko dibelakangnya karena kita sebagai rekanan rada rada gak percaya kok ada proyek di atas 200 juta tidak ditender dan hanya penunjukan langsung apakah ini gak berbahaya nantinya.” Kalau gak dibayar mampus lah kami bang bisa gantung diri.” Sebutnya
Karena adanya penjualan paket proyek tersebut, kami para rekanan di Medan curiga dan bertanya kepada teman teman di Deli Serdang terkait hal itu.
Hal senada juga dikatakan Buyung salah satu rekanan dari Medan mengakui proyek MCK di Deli Serdang di tawari oleh seseorang yang punya kedekatan dengan kepala dinas cipta karya Deli Serdang.” Ada sekitar 5 paket yang mereka tawari bang yaitu di sekolah yang ada di ramunia, sekolah yang ada di lubuk pakam, sekolah di desa kutalimbaru, sekolah di desa paya Bakung serta proyek drainase dikecamatan Tanjung Morawa .” Itu pagunya rata rata diatas 300 juta.” Sebutnya
Selain itu juga, maraknya penjualan paket hingga ke medan membuat para rekanan curiga karena pastinya di Deli Serdang sendiri banyak para rekanan gak bekerja.” Kami curiga bang jangan jangan ada sesuatu di proyek ini dan mereka hanya bawa voucher saja sedangkan RAB nya gak ada .” Sebutnya
Jadi, kami himbau kepada kawan kawanan sesama pemborong hati hati bermain proyek di Deli Serdang karena saat ini suasana di Deli Serdang sedang tak baik baik saja.gom
