Today

Kapolres Tebing Tinggi Hanya Berani Tangkap Tersangka DPO Ibu Menyusui, Tak Berani Tangkap Tersangka DPO Christop Munthe

Kolase foto DPO Yuliansi Lubis yang merupakan ibu menyusui bersama anaknya saat ditahan di Polres Tebing Tinggi, dan DPO Christoph Munthe (dari kiri ke kanan). (Foto: Ist/Aktual Online)

 

 

AKTUALONLINE.co.id – Tebing Tinggi || Kapolres Tebing Tinggi AKBP Simon Paulus Sinulingga yang menyampaikan pernyataannya kepada Aktual Online melalui Kasi Humas AKP Mulyono, Selasa 20 Mei 2025 silam soal penegakan hukum tajam ke atas dan ke bawah, ternyata hanyalah ‘bongak’ (red. pembohong).

“Ini tugas kami melayani abang, ikhlas karena Allah. Profesional transparan, tajam ke atas, tajam ke bawah,” ungkapnya mewakili Kapolres Tebing Tinggi AKBP Simon Paulus Sinulingga yang berondok beralibi banyak kerja di ruangan.

Pembohongan publik ini terbukti dengan ditangkapnya Yuliansi Lubis DPO kasus cakar-cakaran yang merupakan seorang ibu sedang masa menyusui, hingga Satreskrim Polres Tebing Tinggi melakukan penggeledahan tanpa surat penggeledahan di rumah Yessi Febriani Lubis, sang kakak.

Bahkan, anak dari Yuliansi Lubis terpaksa ikut ke tempat penahanan di Polres Tebing Tinggi lantaran belum bisa lepas dengan sang ibu.

Peristiwa ini sangat bertolak belakang dengan DPO Christoph Munthe selaku otak pelaku dalam kasus pencurian rel kereta api PT. KAI. Pengamatan Aktual Online, meski berkeliaran, polisi tidak ada yang berani melakukan penangkapan.

Bahkan, DPO Christoph Munthe dapat keluar masuk polres dengan yakin untuk mendapatkan SKCK guna dipakai pencalegan 2024 lalu.

Pemeriksaan Christoph Munthe juga diistimewakan dengan cara mengirimkan surat undangan resmi, tidak seperti yang dialami Yuliansi Lubis yang terus diciduk terlebih dahulu tanpa ada surat izin penangkapan untuk ditinggalkan kepada keluarga.

Praktisi Hukum Jauli Manalu menilai bahwa penegakan hukum di Polres Tebing Tinggi saat ini sangat mengkhawatirkan. Sehingga perlu adanya ketegasan Polri, sebab para personilnya di Tebing Tinggi telah berani mempermainkan ungkapan tajam ke atas dan tajam ke bawah

READ  Kadiv Propam Polri Nyatakan Akan Periksa Kapolres Tebing Tinggi Soal Kasus Anggota DPRD Tebing Tinggi Jadi Otak Pencurian Rel Kereta Api

“Memang tukang bongak aja Kapolres sama Kasi Humas kerjanya. Apalagi, bukti sudah jelas bahwa DPO kasus cakar-cakaran langsung ditangkap padahal merupakan ibu menyusui. Sementara DPO Christoph Munthe tidak berani ditahan mereka,” ujarnya

Jauli Manalu pun mendorong pihak Keluarga Yuliansi Lubis agar tidak gampang memaafkan tindakan Polres Tebing Tinggi serta melaporkan Polres Tebing Tinggi ke Polda Sumut dan Mabes Polri. Hal ini akan menjadi pelajar bahwa polisi tidak boleh mempermainkan hukum kepada masyarakat.

Sementara itu Kanit PPA Satreskrim Polres Tebing Tinggi AIPDA Asnida Pinem, Kapolres AKBP Simon Paulus Sinulingga dan Kasi Humas AKP Mulyono belum mau memberikan keterangan soal adanya pilih kasih dalam penangkapan DPO.|| Prasetiyo

 

Tonton juga video terkait di Aktual Channel

Related Post