AKTUALONLINE.co.id – Medan || SMAN 21 Medan lakukan sosialisasi perolehan beasiswa gratis di PTN dan PTS bagi ratusan siswanya di aula sekolah Jalan Selambo Medan.
Diterangkan Kepala Sekolah SMAN 21 Medan Dewi Susanty, Sabtu (15/2/2025) siang, membahas seputar beasiswa BPI, KIP Kuliah dan beasiswa lainnya. Tips dan trik mendapatkan program beasiswa serta tips merancang masa depan.
“SMAN 21 memfasilitasi semua siswa dan siswi agar bisa mendapatkan beasiswa pendidikan tinggi di beberapa kampus negeri dan swasta terkemuka di Sumatera Utara dan Indonesia, Bagaimana caranya menerima beasiswa, silakan anak-anak bertanya langsung seputar beasiswa tersebut,” ungkapnya.
Acara yang mengangkat tema preparing your future through scholarship sangat ini penting, apalagi kelemahan para generasi muda setelah tamat sekolah adalah mudah menyerah sehingga mentok di bangku SMA/SMK.
“Kelemahan yang dihadapi siswa-siswi adalah gampang menyerah dan tidak peduli serta tak punya niat untuk kuliah. Kesulitan awal disaat membuka akun di KIP-K 2025 akibat kesalahan diri sendiri,” ujar Hendra selaku Wakil Rektor III Universitas NU Medan yang menjadi narasumber.
Menurut Kamila Harahap yang juga relawan KIPK 2025 Duta Teknologi 2019 sangat disayangkan jika peserta didik yang kurang mampu tidak digunakan dengan baik. Para siswa harus segera mempersiapkan diri melengkapi persyaratan guna mendapatkan beasiswa dari Kemendikdasmen.
Sedangkan Fathul Mulki selaku penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang dikelola Kementerian Keuangan RI. Beasiswa ini memberikan kesempatan bagi calon mahasiswa untuk melanjutkan studi pada jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3).
“Ini merupakan kesempatan berharga bagi mereka yang ingin melanjutkan pendidikan di universitas terkemuka baik di dalam negeri maupun luar negeri,” ujarnya.
Lanjut Fathul, pemerintah juga menyediakan Beasiswa Pengelola Indonesia (BPI) Barttle Scholarship 2 Beasiswa Bergengsi dari Kemendikbudristek RI. Beasiswa ini dapat digunakan untuk melanjutkan pendidikan S1, S2, dan S3. Pilihan kampus tersedia di dalam dan luar negeri diperuntukkan bagi siswa yang mampu maupun siswa kurang mampu.
Sementara Dian Wahyudi meminta peserta yang hadir agar mencek dan memastikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di setiap kelurahan atau desa agar terdaftar di data base Dinas Sosial setempat guna mempermudah pengurusan penerima beasiswa. || Marlan Pasaribu
Editor: Prasetiyo
