AKTUALONLINE.co.id – Medan II Akun media sosial instagram Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan dibanjiri komentar negatif soal kebijakan parkir berlangganan yang rencananya diterapkan 1 Juli 2024 mendatang.
Mayoritas nitizen mengungkapkan ketidakpercayaan mereka terhadap wacana itu. Pasalnya, telah dua kali Dishub Kota Medan gagal menjalankan program parkirnya. Yakni, parkir konvensional gratis dan e-parking.
Saking geramnya, akun @dunnealaina menyebut mengatakan woi otak kau dipake, kai buat E parkir aja GAGAL, gimana kau buat kayak gini. E parkir aja kau buat baru 40 persen, parkir MANUAL yg tidak bisa dihantikan sama DISHUB: GACOAN, MCD, KFC, REACHEASE FACTORY, RM GARUDA, RM PONDOK GURIH, RM TABONA/PEMUDA, KAMPUNG KELING, S PARMAN, DLL MASIH BANYAK LAGI PARKIR MANUAL.
Akun @liviana mengatakan Duh teorinya 100 di lapangan minus 100. Adapula akun @eddoedoy menyebut bisa” betumbuk aj lh nnti sm parkir pinggiran. Akun @fajarsiddiq66 mengungkap Dinas Perhubungan dan Pemko Medan cuma jadi tukang stempel program! Kalau soal pemgaturan dan pengawasan di lapangan, petugasnya cari selamat dari kerja berat!.
Akun @mrendiika mempertanyakan adakah jaminan keamanan dari pemukulan kang parkir yang gak mau kita bayar karena udah beli stiker? Perkara 2000 betekak awak (tanda emotion ketawa) buat ketegasan dulu stikernya berlalu di area mana saja. Apakah mall termasuk free?.
Diketahui, konten sosialisasi parkir berlangganan yang diunggah beberapa hari lalu di akun instagram Dishub Kota Medan itu telah dilihat ekotar 34,7 ribu penonton, 198 komentar, 712 suka serta 460 kali dibagikan.
Hingga saat ini, pihak Dishub Kota Medan tetap ngotot akan menerapkan parkir berlangganan pada 1 Juli 2024. Padahal, saat ini program parkir gratis dan e-parking belum dievaluasi atas kegagalannya.II Prasetiyo




