AKTUALONLINE.co.id LANGKAT |||
Sebanyak 321 sekolah Dasar Negri dan swasta serta Sekolah Menengah Pertama Negri dan Swasta mengalami kerusakan di akibatkan bencana banjir yang melanda di 15 Kecamatan Kabupaten Langkat beberapa waktu yang lalu.
Pada saat awak media menemui Kasman Direktorat SD Kementerian Pendidikan RI setelah selesai meninjau lokasi wilayah yang terkena banjir mengatakan dimasa tanggap sampai dengan paska Kementrian Pendidikan RI memberikan bantuan Operasional masa kedauratan menyambung pembelajaran jangan sampai masa kedauratan itu anak anak kita jangan sampai tidak belajar.
Lanjutnya lagi adapun bantuan tersebut berupa uang sebesar 15 juta dan itu langsung masuk ke rekening sekolah, dan RAB nya sudah kita buatkan, peruntukkan nya sesuai dengan kebutuhan masing masing sekolah, dan dana tersebut akan segera di luncurkan, ini sudah MOU dengan enam sekolah yang hadir pada saat kunjungan Menteri pendidikan dan sudah di serahkan secara simbolis.katanya
Untuk insfratruktur bangunan ini pun sudah disampaikan ke pak Menteri pendidikan kemarin dan ada juga pak Dirjen PAUD Didaksmen bahwa sekolah sekolah yang terdampak banjir di Tiga Propinsi ini mudah mudahan di akomodir dalam Rekapitalisasi 2026, sehingga itu yang kami titipkan sama teman teman dinas pendidikan tolong dibantu untuk memastikan kondisi di Tiga Propinsi ini sekolahnya terdata dan lengkap dengan data kebutuhannya apa,itu nanti akan kita verfek di pusat nanti. Kata beliau
Ini adalah merupakan suatu prioritas dari pihak Kementrian Pendidikan RI dalam memperhatikan kondisi sekolah sekolah dampak bencana yang terjadi belakangan ini, hal ini disampaikan Kepala Dinas pendidikan Kabupaten Langkat Ilhamsyah Bangun ST pada saat ditemui awak media diruang kerja Kamis sore 11/12/2025
Lanjutnya lagi ini adalah salah satu bagian dimana mereka memberikan bantuan kepada sekolah sekolah yang memang mau tidak mau harus mensegerakan proses belajar mengajar dengan membangun nanti nya sekolah sekolah darurat, walaupun nantinya kedepan menjadi prioritas bagaimana sekolah sekolah yang terdampak ini bisa segera dilakukan perbaikan diproses paska bencana.
Harapan kami agar pihak kementrian pendidikan Republik Indonesia memberikan bantuan yang luar biasa terhadap Sekolah yang terdampak banjir.Adapun sekolah yang terdampak banjir berjumlah 321 sekolah terdiri dari PAUD 41 Unit, SD Negri/Swasta 201 Unit, SMP Negri/Swasta 79 Unit.
Pada saat ditanya tentang sistem belajar paska banjir apakah dilakukan setelah air surut atau sistem secara daring dijawab sama kepala dinas pendidikan Kab.Langkat bahwa Dinas Pendidikan Kab.Langkat sudah membuat Surat Edaran ,proses ini pasti terganggu saat ini, itu pasti, yang salah satu nya terdampak adalah pelaksanaan ujian yang mundur. Dinas pendidikan Langkat sudah mengagendakan Jadwal Ujian nanti pada Tanggal 17 setelah habisnya tanggap darurat yang dikeluarkan oleh Bupati Langkat.Nanti kita akan lihat situasional nya.
Saat ini Dinas Pendidikan Langkat sudah mendata mana saat ini sekolah sekolah yang belum melaksanakan proses pembelajaran dan juga melihat manakala ada desa ada yang sudah sekolah, yang berdampingan dengan yang sudah selesai nanti nya kita akan dilakukan double sif pembelajaran dan ini salah satu solusi juga,andaikata tidak memungkinkan maka akan menggunakan sistem daring.kata kepala Dinas Pendidikan Kab.Langkat.||| Agus S
Editor : Zul




