Potongan gambar dari postingan Pemko Medan yang di kolom komentarnya Wali Kota Medan Rico Waas ‘Dikuliti’ Soal Evakuasi dan Logistik Pengungsi. (Foto: Ist/Aktual Online)
AKTUALONLINE.co.id – Medan || Wali Kota Medan Rico Waas ‘dikuliti’ (red. dibongkar kesalahannya) oleh nitizen soal postingan di media sosial resmi Pemko Medan soal Banjir Medan: 85.581 warga mengungsi di 305 lokasi, Pemko Medan fokus evakuasi dan logistik pengungsi.
Postingan yang diupload sehari yang lalu di Facebook ini mendapat respon negatif dari warga net. Mereka dominan menyudutkan serta menganggap bahwa pernyataan resmi Wali Kota Medan Rico Waas soal fokus evakuasi dan logistik pengungsi adalah kebohongan.
Misalnya, akun Ricordo Sibarani menyatakan “Mungkin yg kaya yg dievakuasi sama pemerintah”, lalu akun Rini Handayani mengungkap “Yg mana yg di evakuasi, di komplek elit givency one itu yg bapak evakuasi sampe di bukakan pintu mobil nya ya? Saya di jalan karya tgl 27 sampe 01 tgl 28 tidak ada pihak @pemko Medan mengevakuasi”.
Selain itu, pemilik akun Ami Ivoivo menceritakan runjt kekesalannya lantaran wilayahnya tidak dianggap oleh Pemko Medan sebagai wilayah Medan Marelam, hingga di penghujung komentarnya ia menulis, “Alhamdulillah bang Wali Roco Waas, kami evakuasi sendiri”.
Akun RahmadSyah mengutarakan “Apa yang kau kirim dari banjir sampai bersih gang kami ini tak ada bantuan yang datang mungkin yang kirim untuk alam gaib”. Akun Neni R NRkitchen mengatakan “Mana ada bantuan..kami kelaparan disiini cari makan sendiri”.
Masih ada ratusan komentar nitizen di postingan tersebut yang semua isinya membuka fakta bahwa omongan Wali Kota Medan Rico Waas tidak selaras dengan tindakan nyata dalam menangani peristiwa banjir, khususnya memberikan pertolongan kepada korban.
Apalagi bereder video yang menunjukkan bahwa Rico Waas hanya melakukan evakuasi terhadap warga di perumahan elit yang secara geografis berlokasi di Deli Serdang, ditambah dengan perlakuan spesialnya membukakan pintu mobil warga dari kompek mewah itu. Padahal, masih banyak warga Medan yang telah tenggelam rumahnya serta perlu ditolong.
Hingga berita ini diterbitkan, Wali Kota Medan Rico Waas belum memberikan komentarnya soal komentar nitizen yang menilai Rico Waas sebagai pembual dan tidak mengetahui batas wilayah Kota Medan sehingga masuk ke perumahan elit di kawasan Deli Serdang.|| Prasetiyo
