22.5 C
Indonesia
Jumat, 17 April 2026

Tulungagung Siaga Cuaca Ekstrem: Rp3 Miliar Disiapkan untuk Penanganan Darurat

Berita Terbaru

AKTUALONLINE.co.id TULUNGAGUNG |||
Pemerintah Kabupaten Tulungagung bersama jajaran Polres dan TNI menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi Tahun 2025/2026, sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem. Kegiatan ini berlangsung di halaman Kantor Pemkab Tulungagung, Selasa (7/10/2025), dan diikuti ratusan peserta dari berbagai instansi serta relawan kebencanaan.

Apel dipimpin langsung oleh Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., didampingi Kapolres AKBP Muhammad Taat Resdi dan Kasdim 0807/Tulungagung Mayor Arh Untung Wiyono. Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Tulungagung termasuk wilayah rawan bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung.

“Sepanjang tahun 2025, tercatat tujuh kejadian longsor, tujuh peristiwa angin kencang, dan belasan kasus banjir di sejumlah kecamatan. Ini menjadi alarm bagi kita semua untuk meningkatkan kesiapsiagaan,” ujar Gatut.

Sebagai bentuk komitmen, Pemkab telah mengalokasikan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp3 miliar untuk penanganan darurat. Fokus pemantauan saat ini tertuju pada dua kecamatan yang tergolong rawan longsor, yakni Pagerwojo dan Sendang.

Bupati juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, termasuk koordinasi intensif dengan BMKG dan BNPB dalam hal peringatan dini dan pemantauan kondisi cuaca. Hal ini sejalan dengan semangat kolaboratif yang ditunjukkan oleh Polres Tulungagung.

Kapolres AKBP Muhammad Taat Resdi menyatakan kesiapan Polri untuk bersinergi dengan Pemkab, TNI, dan seluruh elemen masyarakat dalam penanganan bencana. “Kami siap mendukung penuh langkah-langkah strategis yang diambil pemerintah daerah demi keselamatan warga,” tegasnya.

Apel ini turut dihadiri unsur Forkopimda, kepala OPD, pejabat utama Polres, personel Kodim 0807, serta relawan dari berbagai organisasi. Momentum ini menjadi simbol kesiapan bersama dalam menghadapi ancaman bencana yang semakin kompleks akibat perubahan iklim. ||| Dodik

 

 

 

Editor : Zul

Baca Selanjutnya

Berita lainnya