Kolase foto Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan surat pengusiran siswa dari SD 060929 Medan Johor. (Foto: Ist/Aktual Online)
AKTUALONLINE.co.id – Medan || Puluhan anak SD dari 9 sekolah di Kota Medan diusir paksa setelah sebulan diterima dan merasakan bangku pendidikan sebagai siswa baru dengan alasan kuota penuh.
Teguh Satya Wira selaku orang tua dari AA anak yang bersekolah di SD 060929 Medan Johor mengungkap bahwa kejadian ini jelas membuktikan bahwa Rico Tri Putra Bayu Waas memang ‘Wali Kota Lengkuas’.
Pasalnya, peristiwa ironi menimpa anak-anak SD yang baru menumbuhkan asanya untuk menjadi generasi emas, dibiarkan pupus karena alasan regulasi mendadak.
“Memang Rico Waas cocoklah dibilang Wali Kota Lengkuas. Banyak pencitraannya. Kasus anak-anak SD baru masuk lalu diusir paksa dari sekolah dia tidak ada tindakan. Kalau memang aturan, mengapa tidak diterapkan di masa penerimaan murid baru. Ini kan sudah beberapa bulan belajar, kok tiba-tiba diusir, alasannya kuota penuh. Udah gila ini Wali Kota nya diam saja. Atau memang tidak paham dia kalau kejadian ini bisa mempengaruhi psikologis anak-anak,” cecar Teguh Satya Wira, Jumat (23/8/2025) siang.
Melalui pemberitaan ini, ia berharap Rico Waas tersadar bahwa menjadi Wali Kota Medan tidak cukup dengan pansos belaka. Ada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kabid SD serta Kepala Sekolah yang harus ia pecat karena tidak benar mengurusi generasi emas 2045 ini.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Wali Kota Medan Rico Waas yang dikonfirmasi Aktual Online, belum memberikan jawaban soal kasus diusirnya puluhan anak-anak SD di Kota Medan setelah sebulan diterima belajar.
Diketahui, pengusiran paksa para siswa SD ini resmi dilakukan pihak sekolah. Bahkan SD 060929 Medan Johor mengumumkannya secara resmi lewat sepucuk surat berstempel dan diteken kepala sekolah.|| Prasetiyo
Baca juga berita terkait:
Klarifikasi Plt. Kasek SD 060929 Soal Siswa Dikeluarkan dari Sekolah dan Tidak Tercatat di Dapodik
