Kolase foto pengumuman hasil akhir lelang dan Eks Kadishub Kota Medan Iswar Lubis. (Foto: Ist/Aktual Online)
AKTUALONLINE.co.id – Medan || Ketua Panitia Seleksi yang juga Sekda Provsu Togap Simangunsong yang dihubungi Aktual Online bungkam soal munculnya nama Iswar Lubis di urutan pertama hasil lelang Kadishub Sumut dituangkan dalam pengumuman nomor 026/PANSEL-SELTER-II/VIII/2025 tanggal 9 Agustus 2025.
Padahal, imbas hasil akhir lelang jabatan Kadishub Sumut itu cepat menyulut reaksi negatif publik, lantaran trauma dengan kebijakan parkir yang telah menyedot milyaran uang masyarakat tanpa kejelasan.
Usman (30) pemilik kendaraan roda empat yang parkir di sekitar Jalan Abdullah Lubis mengungkap bahwa ikutnya Iswar Lubis dalam bursa Kadishub Sumut masih dapat digagalkan. Pasalnya, keputusan akhir ada di tangan Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution.
“Saya yakin Gubernur Sumut Bapak Bobby Afif Nasution bijak. Dulu rusuh gara-gara Iswar Lubis. Kondisi masyarakat sekarang sudah agak tenang pak. Kalau masih dilantik, sudah tidak tahu lagi lah kami masyarakat ini. Yang masalah parkir lalu saja belum tuntas, dia mundur. Sekarang mau jadi Kadishub Sumut pula,” cecarnya, Jumat (15/8/2025) siang.
Arjun (45) pengendara lain yang parkir lain mengungkap bahwa konflik yang dibuat oleh Iswar Lubis saat menjadi Kadishub Medan mengaku masih menjadi trauma besar bagi seluruh masyarakat, termasuk dirinya. Pasalnya, banyaknya uang masyarakat telah ditarik secara paksa untuk membeli stiker barcode parkir berlangganan namun hasilnya tidak jelas.
”Akh, payahlah bang. Memang bukan kami Gubernurnya. Tapi sebagai masyarakat tekor jugalah bang kemarin. Kali berapa ribu orang beli barcode. Bayar juga akhirnya parkir kan,” bebernya.
Dalam catatan Redaksi Aktual, Iswar Lubis memiliki rekam jejak yang buruk selama memimpin Dishub Kota Medan. Programnya soal parkir berlangganan, e-parking dan parkir konvensional gratis menciptakan kegaduhan hingga tonjok-tonjokan antara petugas parkir atau Dishub dengan masyarakat.
Di tengah huru hara itu, ia kemudian mengundurkan diri dengan alasan kesehatan tanpa rincian medis yang diutarakan ke publik. Sehingga, majunya dalam lelang jabatan Kadishub Sumut menimbulkan kontra bagi banyak pihak.
Apalagi dalam Pilkada lalu, Iswar Lubis terdeteksi berada dalam gerbong salah satu ormas yang tidak mendukung Bobby Afif Nasution sebagai Gubernur Sumut. || Prasetiyo
