19.8 C
Indonesia
Sabtu, 18 April 2026

Panitia HUT ke-26 Aceh Singkil Bantah Isu Pungutan Dana Rp1 Juta per Desa

Berita Terbaru

AKTUALONLINE.co.id – ACEH SINGKIL ||| Panitia Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Aceh Singkil membantah adanya pungutan dana sebesar Rp1 juta per desa yang disebut-sebut dilakukan oleh Humas Setdakab Aceh Singkil.

“Humas tidak pernah melakukan pungutan uang kepada desa,” tegas Ketua Panitia HUT, Asmaruddin, kepada awak media, Selasa (29/4/2025).

Asmaruddin menjelaskan, dana yang diterima berasal dari partisipasi sukarela desa-desa dalam rangka memeriahkan peringatan hari jadi Kabupaten Aceh Singkil.

“Itu bukan permintaan, hanya imbauan agar semua pihak turut berpartisipasi. Tidak ada unsur paksaan sama sekali,” ujarnya.

Terkait penggunaan dana tersebut, panitia memastikan akan bersikap transparan. “Kami terbuka soal penggunaan dana. Setelah acara selesai, siapapun boleh meminta laporan pertanggungjawabannya,” tambah Asmaruddin.

Ia menyebutkan, sejauh ini sudah ada 71 dari 116 desa yang menyerahkan dana partisipasi kepada panitia. “Tidak ada kewajiban. Kalau ada yang keberatan, ya tidak perlu menyetor,” katanya.

Asmaruddin juga menegaskan bahwa tidak ada nominal pasti dalam partisipasi tersebut. “Yang memberi Rp1 juta itu atas kesadaran sendiri. Ada juga yang memberi dua juta bahkan sepuluh juta. Kami mengapresiasi semuanya,” ujarnya.

Dana tersebut, lanjutnya, digunakan untuk berbagai keperluan seperti konsumsi saat gotong royong massal, pembelian 600 nasi bungkus selama dua hari, 4.000 nasi bungkus saat upacara HUT, serta makan prasmanan dan kebutuhan lainnya.

Panitia juga menggelar kegiatan sosial seperti operasi bibir sumbing, operasi katarak, dan sunat massal sebagai bagian dari peringatan HUT.

“Ini untuk menciptakan perayaan yang memberikan kesan mendalam bagi masyarakat,” ucapnya.

Menurutnya, anggaran yang disediakan Pemda hanya sebesar Rp150 juta yang dikelola oleh Humas, dan hanya cukup untuk kebutuhan pokok upacara, seperti honor, konsumsi, baliho, dan spanduk.

“Untuk keperluan lain, termasuk publikasi media, belum dianggarkan. Karena itu kita juga berharap dukungan dari Forkopimda, SKPK, camat, desa, hingga perusahaan swasta,” jelasnya.

Ia menambahkan, beberapa perusahaan telah berkontribusi, misalnya dengan menyumbang sertu untuk penimbunan tanah di GOR Kasim Tagok.

“Media juga kami harapkan berperan aktif dalam menyukseskan HUT ini, karena media adalah bagian penting dari pembangunan Aceh Singkil,” tutup Asmaruddin.

Sebelumnya, sempat beredar kabar bahwa Humas Setdakab melakukan pungutan sebesar Rp1 juta per desa untuk memeriahkan HUT ke-26 Kabupaten Aceh Singkil, yang langsung dibantah oleh panitia. ||| Gunawan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Baca Selanjutnya

Berita lainnya