Koordinator Wilayah Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia (PMPHI) Gandi Parapat. (Foto: Prasetiyo/Aktual Online)
AKTUALONLINE.co.id – Medan || Koordinator Wilayah Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia (PMPHI) Gandi Parapat menilai aksi menegur yang dilakukan oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas terhadap Plt Kadishub Suriono di depan umum merupakan tindakan sembrono yang hanya jalan mendapat simpati publik khususnya tukang parkir.
Pasalnya, Gandi Parapat menilai bahwa persolan parkir di Medan telah berulang kali dibahas oleh media massa maupun viral di media sosial sebagai kebijakan yang harus segera dibenahi.
Bahkan, Suriono kepada Aktual Online juga telah menyampaikan pernyataan tegasnya untuk siap dipecat dari jabatan Plt Kadishub Medan atas berbagai persoalan kebijakan dari dinasnya yang membuat gaduh publik hingga saat ini.
“Banyak kali cakap Wali Kota Medan ini. Pencitraan saja kurang tindakan. Buat apa Plt Kadishub Medan Suriono dimarahi di depan publik. Kasihan lah. Lagian dia juga siap dipecat kok. Kalau memang salah, dia tidak bisa memperbaiki kegaduhan akibat program dinasnya, ya pecat saja. Ini kan sudah dicontohkan di masa pemerintahan Bobby Nasution saat Wali Kota. Kalau bermasalah pecat, kalau tidak sanggup suruh mengundurkan diri, kasih yang sanggup atau mutasi saja,” tegasnya, Jumat (25/4/2025) siang.
Pencitraan Rico Waas ini diyakini kuat oleh Gandi Parapat dari pernyataannya yang menyebut belum mengetahui fakta tukang parkir yang tidak digaji, atau tidak adanya solusi soal tidak berlakunya program parkir berlangganan.
Menurut Gandi Parapat, sejak 62 hari lalu dilantik sebagai Wali Kota hingga mendapat pertanyaan wartawan soal parkir, Rico Waas menunjukkan ketidakmampuannya menguasai masalah di Medan. Atau sengaja tutup mata dan membiarkan persoalan parkir berlangganan menjadi masalah besar karena merupakan program yang dicetuskan oleh Bobby Afif Nasution.
“Kan jadi tanda tanya sekarang. Apa karena ini programnya Bobby Nasution terus dia pura-pura tidak tahu saat ditanya. Waktu zaman Bobby Nasution, jelas Kadisnya mundur karena tidak sanggup. Kalau yang sekarang tidak sanggup juga ya pecat saja. Gantilah,” cecar Gandi Parapat.
Aktual Online telah menghubungi Rico Waas untuk mendapatkan konfirmasi atas kritik yang dilontarkan oleh Gandi Parapat terhadapnya. Namun, hingga berita ini diterbitkan, ia belum memberi jawaban.|| Prasetiyo
