AKTUALONLINE.co.id TULUNGAGUNG |||
Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) di Desa Mojosari, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.
Dalam kegiatan yang berlangsung pada 3 Februari 2025 dibalai desa setempat, tercatat sebanyak 75 balita, 75 lansia, dan 40 peserta Posbindu hadir untuk mendapatkan layanan kesehatan.
“Ini merupakan kegiatan rutin yang diadakan pada minggu pertama setiap bulan, dengan partisipasi aktif dari masyarakat setempat. Kami sangat senang dengan tingginya partisipasi masyarakat setiap bulannya,” ujar Kepala Desa Mojosari, Agus Rifai, Senin (17/2/2025).
Lanjut Kades, petugas pelayanan terdiri dari Bidan desa, perawat, dan kader Posyandu yang bekerja sama untuk memberikan layanan kesehatan. Layanan yang disediakan meliputi pemeriksaan kesehatan dasar, imunisasi, penyuluhan gizi, dan pemeriksaan kesehatan lansia.
“Layanan ini sangat penting untuk memastikan kesehatan masyarakat tetap terjaga,” tambahnya.
Agus Rifai menjelaskan bahwa tujuan utama Posyandu ILP untuk mendekatkan akses dan pelayanan kesehatan yang bersifat promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, atau paliatif pada setiap fase kehidupan secara komprehensif dan berkualitas bagi masyarakat desa Mojosari.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, kesehatan balita, lansia, dan masyarakat pada umumnya dapat terus dipantau dan ditingkatkan,” katanya.
Posyandu ILP memberikan kebutuhan akan layanan kesehatan yang lebih menyeluruh dan terintegrasi di tingkat desa. “Kami ingin memberikan layanan kesehatan yang terjangkau dan berkualitas, serta mendekatkan layanan ini kepada masyarakat,” terangnya.
Dengan partisipasi yang terus meningkat, Agus Rifai berharap Posyandu ILP Desa Mojosari dapat terus memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kesehatan masyarakat setempat.
“Kami berharap Posyandu ILP desa dapat menjadi model layanan kesehatan komprehensif yang mendekatkan pelayanan kesehatan berkualitas kepada masyarakat, melalui berbagai kegiatan penyuluhan, pelatihan, dan kampanye kesehatan,” tutupnya. ||| Dodik
Editor : Zul
