20 C
Indonesia
Minggu, 19 April 2026

Kasi SMA Wilayah I Bungkam Soal Diliburkannya Seluruh Siswa dan Guru SMAN 21 Jelang Pensiun Kasek

Berita Terbaru

Aktivitas siswa di sekitar SMAN 21 Selasa (19/11/2024) kemarin terpantau sepi karena sekolah diliburkan jelang pensiun sang kepala sekolah. (Foto: Prasetiyo/Aktual Online)

AKTUALONLINE.co.id – Medan || Kasi Pembinaan SMA dan PK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Medan Yoyon Haryono bungkam atas peristiwa diliburkannya kegiatan belajar mengajar di SMAN 21 Medan untuk pergi ke Parapat, menjelang masa pensiun Kepala Sekolah mereka, Riko Marbun.

Padahal menurut Kabid Pembinaan SMA Disdik Sumut M. Basir Hasibuan Yoyon Haryono mengaku telah mengantongi surat pemberitahuan soal diliburkannya aktivitas belajar mengajar SMAN 21 Medan.

“Info dari cabdis mereka studi banding dan ada suratnya ke cabdis,” terang M. Basir Hasibuan, Rabu (20/11/2024) pagi melalui WhatsApp.

Namun, saat ditanya soal surat pemberitahuan bahwa sekolah diliburkan, M. Basir Hasibuan menyuruh tim Aktual Media Grup untuk menghubungi Yoyon Haryono.

Sebelumnya diberitakan, jelang masa pensiunnya di bulan Desember 2024, ia meliburkan aktivitas belajar mengajar.

Kejadian itu didapati Tim Aktual Online, Selasa 19 November 2024 pagi saat mengunjungi sekolah tersebut melihat gerbang sekolah ditutup. Tidak ada satupun kendaraan terparkir di halaman sekolah.

Pintu gerbang sekolah pun tertutup rapat. Meski telah digedor dan ditelekson berulang kali, tidak ada penjaga sekolah yang muncul.

Narasumber yang meminta namanya disembunyikan kepada Aktual Online membeberkan bahwa seluruh penghuni seolah telah ke Parapat untuk sebuah misi yang salah satunya adalah syukuran jelang pensiun Kasek SMAN 21 Medan Riko Marbun.

“Bulan 12 pensiun itu bang. Ya ngabisin anggaran lah,” ungkapnya.

Padahal dalam kalender pendidikan nasional maupun ketetapan di Dinas Pendidikan Provinsi Sumut, belum ada penjadwalan libur sekolah.

Narasumber tersebut juga menyesalkan, keberangkatan para warga sekolah dilakukan di tengah cuaca yang tidak bersahabat. Ia takut, perjalanan maupun kunjungan ke Parapat menemui musibah.

Sementara itu, Kasek SMAN 21 Medan Riko Marbun yang dikonfirmasi sejak pagi belum memberikan penjelasan soal diliburkannya kegiatan belajar mengajar.|| Prasetiyo

Baca Selanjutnya

Berita lainnya