Mobiler SDN dari kayu sembarang kini sudah rusak. (Foto: Marlan Pasaribu/Aktual Online)
AKTUALONLINE.co.id – Medan II Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Medan Bambang Sudewo menegaskan bahwa pengadaan mobiler di bawah tahun 2022 tidak berkualitas.
Hal itu dikarenakan bahan baku yang berasal dari kayu sembarang mengakibatkan mobiler mudah lapuk dan tidak terjamin pemeliharaannya. Padahal, anggaran pengadaannya puluhan miliar rupiah.
“Saya berani menyatakan ini bahwa pengadaan mobiler kursi dan meja masa itu memang tidak berkualitas dan mudah patah dan lapuk, karena barangnya terbuat dari kayu sembarang dan tidak ada jaminan pemeliharaan. Padahal pengadaan mobiler kursi dan meja siswa menyerap anggaran puluhan miliar rupiah,”ujar Bambang didamping Kabid Pembinaan SMP Andy Yudhistira Senin (5/8/2024) siang.
Berdasarkan pengalaman itu, pengadaan mobiler tahun ini cukup memuaskan karena meja dan kursi yang diadakan dengan mutu terjamin karena hasil pabrikan.
Diketahui, Disdikbud Kota Medan mengadakan 25.828 Mobiler berkelas untuk SDN dan SMPN Sekota Medan, dengan rincian sebanyak 11.823 kursi dan meja untuk SD, dan 14.005 untuk SMPN yang semuanya merupakan produk pabrikan berkualitas.II Marlan Pasaribu
Editor: Prasetiyo
