25.5 C
Indonesia
Jumat, 17 April 2026

Warga Deli Serdang bergerak, Baliho Tolak Bupati Dynasti Terpasang di Pagar Seputar Kantor Bupati

Berita Terbaru

 

Alhamdullilah …. Ahkirnya warga Deli Serdang sepakat menolak bupati dynasti yang akan memimpin Deli Serdang 5 tahun kedepan.

Tentu saja, bentuk penolakan yang dilakukan warga Deli Serdang dengan terpampangnya spanduk yang bertuliskan ” kami warga Deli Serdang menolakĀ  dynasti” hingga kini belum tau siapa yang memasang.

Dilihat dari tekstur tulisan di baliho tersebut pemasangan sepertinya sepontan saja serta membuktihkan bahwa warga Deli Serdang menginginkan perubahaan.

Dampak dari Timbulnya baliho tersebut,Ā  membuktihkan bahwa warga Deli Serdang dengan tegas menolak calon bupati Deli Serdang dr Asriludin Tambunan yang merupakan anak Amri Tambunan serta keponakan Ashari Tambunan yang kiniĀ  sudah menjabat 20 tahun menjadi bupati.

Selain itu juga,Ā  terpampangnya baliho di pagar seputaran kantor bupati Deli serdang, warga yang melintas dan melihat semuanya pada mendukung ” Bagus ini bang warga Deli Serdang muak lihat mereka mereka aja yang mau jadi pemimpin di kabupaten ini ” Cetus Herman yang merupakan warga lubuk pakam saat ditemui kru koran ini, Jumat (19/7/2024).

Selain itu juga, walau baliho terlihat kusam akan tetapi makna yang diambil di dalam tulisan tersebut ternyata sangat menyentuh apa yang selama ini di inginkan warga Deli Serdang sehinggaĀ  adanya baliho tersebut menjadi tontonan warga yang melintas sehingga membuat sedikit kemacetan di depan baliho tersebut terpampang

Tak lama.baliho tersebut terpampang, selanjutnya di cabut oleh orang orang yang mendukung dr aci.” Tadi dicabut baliho itu bang kayaknya preman yang cabut.” Bilang emak emak yang melihat hal itu.

Heboh Aci akhir Juli non aktif dari ASN

Kalangan ASN di Deli Serdang terkhusus dinas kesehatan heboh pasalnya, anak raja yang kebal hukum dikabarkan akan mengundurkan diri dari ASN akhir bulan juli 2024 ini usai diketahui mendapat mandat dari partai PDI Perjuangan untuk mencalonkan diri menjadi bupati.

Tentu saja, kabar mundurnya Aci dari ASN segenap kalangan ASN sujud syukur karena terlepas dari belenggu kekejaman selama memimpin.” Kami tadi dengar dari kawan kawan beliau itu mundur dari ASN.” Bilang para ASN yang tak mau namanya di muat takut kena pindah yang selama ini diancam kepada mereka

Kabar mundurnya Aci, sudah santer di dengar dan kini menunggu putusan dari PJ bupati terkait hal itu.

Sesuai surat edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menerbitkan surat edaran pada 16 Mei 2024 mengenai konsekuensi bagi para penjabat (pj) kepala daerah yang ingin mengikuti Pilkada Serentak 2024. Dalam surat itu, Tito menegaskan, mereka harus mundur sebagai aparatur sipil negara (ASN) paling lambat 40 hari sebelum pendaftaran pasangan calon.gom

 

Baca Selanjutnya

Berita lainnya