27.3 C
Indonesia
Jumat, 17 April 2026

Tersebar Bukti Chatt Pengkondisian Honorer di PUD Pasar Kota Medan

Berita Terbaru

AKTUALONLINE.co.id – Medan II Sebuah bukti chatt soal pengadaan sekaligus pengkondisian honorer di Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pasar Kota Medan tersebar melalui jejaring media sosial.

Dalam sebuah percakapan WhatsApp, seseorang yang diduga Kabag Kepegawaian PUD Pasar Kota Medan, Silvia Hariani menginstruksikan agar memberikan keleluasaan pegawai baru untuk tidak mengikuti perkenalan, apel, maupun foto absen.

“Assalamualaikum bg. Bg, itu nanti ada anak baru masuk k pasar abg. Gak usah ikut zoom, foto absen dan apel dulu ya. Payah itu mulut2 pendemo smlm,” tulis S dalam pesan yang beredar dan dikutip www.aktualonline.co.id, Jumat (26/1/2024) pagi.

Hingga berita ini diterbitkan, Kabag Kepegawaian PUD Pasar Kota Medan, Silvia Hariani yang dikonfirmasi Aktual Media Grup, belum juga memberikan jawaban.

Sementara itu, Aktivis ’98 Acil Lubis mengungkapkan bahwa tersebarnya pesan WhatsApp tersebut menjadi salah satu alasan kuat bagi publik untuk memahami, bahwa memang benar telah terjadi ketidakwajaran dalam internal PUD Pasar Kota Medan sehingga munculnya gerakan demonstrasi.

Guna memperbaiki gejolak yang ada, Acil Lubis mendesak Dirut PUD Pasar Kota Medan untuk mencopot Kabag Kepegawaiannya, Silvi Hariani. Bahkan, Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution juga diminta turun tangan mengakomodir tuntutan pegawai PUD Pasar Kota Medan dengan memecat sang direktur karena dianggap tidak mampu menyelesaikan masalah.

“Pelan-pelan kan terkuak sendiri. Biarin aja banyak pencitraan mereka buat di media, media sosial bang. Sudah tau sama taunya. Sekarang, berani tidak Dirut memecat kabag kepegawainnya. Kami mendesak agar dipecat. Sama juga, pak Wali Kota jangan diam saja, evaluasi, pecat Dirut PUD Pasar ini,” tandas Acil.

Diketahui, internal selain persoalan Silvia Hariani, sang pimpinan perusaahan plat merah itu, Suwarno menjadi target bagi para pegawai PUD Pasar Kota Medan agar segera dipecat. Tidak hanya aksi di depan kantor Wali Kota maupun kantor perusahaan daerah itu saja, namun ada juga massa yang nekad melakukan orasi di Monas Jakarta mendesak dicopotnya Suwarno belum lama ini.

Memang sejak Direktur dijabat oleh Suwarno, internal PUD Pasar Kota Medan diterpa berbagai persoalan. Kesejahteraan pegawai yang telah lama mengabdi mengalami kesulitan ekonomi karena gaji maupun tunjangan tidak diberikan oleh PUD Pasar Kota Medan. Parahnya, mantan tukang kelapa yang naik kelas jadi Dirut itu sanggup membeli rumah mewah seharga Rp2,4 M di Jalan Patriot Medan.II Prasetiyo

Baca Selanjutnya

Berita lainnya