27.3 C
Indonesia
Jumat, 17 April 2026

KPK Periksa Pokja Rp2.7 T, Syakhyan Asmara Yakin Gubsu Edy Rahmayadi Menjaganya

Berita Terbaru

AKTUALONLINE.co.id MEDAN ||| Di tengah kabar adanya pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap pokja proyek tahun jamak pembangunan jalan dan bangunan dengan anggaran Rp2.7 triliun, Tokoh Intelektual Nasional Syakhyan Asmara masih tetap yakin bahwa Gubsu Edy Rahmayadi mampu menjaga proyek tersebut dari masalah.

Meskipun begitu, Syakhyan tidak mampu menjawab tentang salah atau benar proyek yang telah diketahui publik cacat hukum tersebut. Bahkan ia menantang KPK untuk membongkar dugaan korupsi jika memang ada penyimpangan.

“Saya yakin Gubsu menjaganya (red. Proyek Rp2.7 T) agar terhindar dari masalah. Membongkar itu jika ada penyimpangan. Kalau tidak KPK tidak perlu mengusut,” ungkap Syakhyan melalui pesan WhatsApp, Selasa (20/6/2023) siang.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Lingkar Indonesia, Tua Abel Sirait menyebut Syakhyan kurang referensi. Pasalnya, beberapa waktu lalu, ia sempat menyampaikan dukungan terhadap proyek Rp2.7 triliun. Tidak lama kemudian, usai pertemuannya dengan Presidium Mimbar Rayat Anti Korupsi Sumut Arief Tampubolon, Syakhyan tampak mendorong KPK mengusut dugaan korupsinya.

Yang buat geleng-geleng kepala lagi, kepada www.aktualonline.co.id, Syakhyan tidak mampu memberikan analisis akan benar atau tidaknya proyek Rp2.7 triliun namun tetap memaksa untuk berkomentar.

“Bang Syakhyan ini plin plan sekali. Kemarin dukung proyek dilanjut. Begitu jumpa Arief terus dukung KPK, pas ditanya lagi sama Aktual malah tidak dapat menyimpulkan benar atau salah. Ya kalau berkomentar yang tegas saja. Kalau salah, ya salah. Kalau masih ragu-ragu jangan komentar,” cecar Abel.

Abel juga mengingatkan Syakhyan untuk tidak menonjolkan kepentingannya daripada penguasaan materi saat mengomentari suatu persoalan. Bahkan kedekatan juga harus diabaikan sesaat agar menjadi solusi positif untuk dapat diperbaiki. ||| Prasetiyo

Baca Selanjutnya

Berita lainnya