AKTUALONLINE.co.id MEDAN ||| Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga DPP KNPI, Ibnu Kaban menilai Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan membagun dinasti di akhir masa jabatannya. Hal itu tampak dari bongkar pasang jabatan yang dilakukannya terhadap beberapa pejabat di beberapa dinas.
Seperti Asisten Deputi Kebudayaan Mawardi, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Atika Nurahmania dan Wakil Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Nasrudin Djoko.
“Anies sepertinya bangun dinasti. kan sudah mau habis jabatannya, mengapa sibuk ganti-gantinpejabat. Bukan fokus sama programnya,” sindir Ibnu, Junat (14/20/2022).
Tak hanya itu, Ibnu kaban juga menyoroti langkah Anies mengganti direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) strategis. Seperti misalnya, Perumda Pasar Jaya, PT MRT Jakarta Perseroda hingga PT Pembangunan Jaya Ancol.
“Padahal BUMD-BUMD itu sedang lari kencang-kencangnya, kayak MRT, ini kan lagi ngebut menyelesaikan pembangunan fase II. MRT itu program nasional bukan provinsi,” ungkapnya.
Etikanya, saat mau akhir masa jabatan memudahkan kerja penerusnya. Bukan membebani dengan menempatkan orang-orangnya. Sebagaimana diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ahmad Riza Patria akan menyelesaikan masa jabatannya pada 16 Oktober 2022.
Berdasarkan ketentuan Pasal 79 ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, mengamanatkan bahwa pemberhentian kepala daerah dan wakil kepala daerah diumumkan oleh pimpinan DPRD dalam rapat paripurna dan diusulkan oleh pimpinan DPRD kepada Presiden melalui Menteri.
Sesuai dengan surat edaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), usul pemberhentian Gubernur dan/atau Wakil Gubernur disampaikan ke Kemendagri paling lambat 30 hari sebelum masa jabatannya berakhir. ||| TAS
Editor : Rait
