20.9 C
Indonesia
Minggu, 19 April 2026

Kepsek SMKN 1 Merdeka Berastagi, Mbina Bangun M.Psi : Ingin Merubah Perilaku Anak Didik Bukan Hanya Jujur tapi Juga Berintegritas

Berita Terbaru

AKTUALONLINE.co.id BERASTAGI |||
Kepala Sekolah (Kepsek), Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Merdeka Berastagi Tanah Karo, Mbina Bangun, M.Psi, menyebutkan dirinya ingin merubah mindset perilaku anak didik ke arah yang lebih baik. Bukan hanya jujur, disiplin, tapi juga berintegritas.

Hingga diharapkan, setelah tamat dari sekolah akan menjadi anak yang memilki karakter yang mumpuni di tengah-tengah masyarakat. Hal ini dikatakannya kepada wartawan ketika ditemui di sekolah SMKN 1 Merdeka, Selasa (13/9).

Kepala Sekolah SMKN 1 Merdeka Berastagi, Mbina Bangun M.Psi

“Saya ingin merubah mindset (perilaku) anak didik kita bang. Kalau boleh saya ceritakan sedikit, mungkin abang pernah mendengar kalau karakter anak-anak didik di sekolah ini, sedikit keras, nakal dan tidak disiplin.

Karakter yang kurang baik inilah yang ingin saya rubah, agar kelak anak-anak didik ini setelah menamatkan pendidikannya di sekolah ini, mendapat bekal yang positif dan menjadikan dirinya, disiplin, jujur dan berintegritas,” harapnya.

Lebih jauh dituturkan Suami Sopa Jenni Br. Barus, S.Pd ini lagi, bahwa dirinya sudah menjadi guru pengajar sejak Tahun 2008, di sekolah ini, dan diangkat (diamanahkan) menjadi Kepala Sekolah Tahun 2020.

“Baru dua tahunnya saya dipercayakan menjadi Kepala Sekolah, itupun penerapan-penerapannya sempat tidak efektif karena sistim pembelajaran ‘daring’ di masa Pandemi Covid 19.

Syukurlah Pandemi Covid 19 sudah mulai mereda dan pembelajaran tatap muka diberlakukan kembali. Dari sinilah saya dan para guru-guru yang lain akan memulai pembenahan karakter anak-anak didik kita di sekolah ini,” tuturnya.

Dicontohkan Bapak 3 anak ini, salah satu penerapannya, adalah hal kecil dulu, misalnya budayakan diri tentang kebersihan lingkungan sekolah terkait sampah.

“Biasakan diri, untuk membenci sampah. Sehingga dimanapun kita melihat sampah berserakan, akan segera membersihkannya dan membuangnya ke tempat sampah yang tersedia,” katanya mencontohkan.

Diakui Bapak, dari Septyalona Br Bangun Shifa Endita Br Bangun dan Axel Alosius Bangun ini, dalam menjalankan penerapan ini bukanlah persolan mudah.

“Menerapkan hal itu, untuk menjadikan anak-anak didik yang jujur, disipilin dan berintegritas bukanlah hal mudah, tidak seperti membalikkan telapak tangan, dibutuhkan kesabaran dan bimbingan terhadap anak didik. Perlahan tapi pasti,” ujarnya sambil tersenyum. ||| Ramli Sarumaha

 

 

Editor : Zul

Baca Selanjutnya

Berita lainnya