Today

UINSU Tilap Dana Ormawa untuk Biaya Akreditasi Rp4 M, Protes Mahasiswa Dibubarkan Pakai Preman

Prase Tiyo

Aksi premanisme yang terjadi saat UINSU, Sabtu (13/10/204) kemarin membubarkan protes mahasiswa atas ditilapnya dana pembinaan ormawa untuk pembiayaan dana akreditasi sebesar Rp4 miliar. (Foto: Screenshoot video aksi mahasiswa UINSU/Aktual Online) 

AKTUALONLINE.co.id – Deli Serdang || Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) dianggap telah menilap dana pembinaan organisasi mahasiswa (ormawa) sebesar Rp62 juta. Hal itu dibeberkan lewat aksi demonstrasi para mahasiswa Fakultas Dakwah Dan Komunikasi kampus tersebut sejak Jumat 11 Oktober 2024 malam lalu.

“Assalamualikum warahmatullahi wabarakatu, kami dari internal ormawa Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sumatera Utara hari ini menyatakan sikap mosi tidak percaya terhadap pimpinan UIN Sumatera Utara, mengingat banyaknya persoalan di lingkungan kampus khususnya di Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sumatera Utara, diantaranya kami melihat demi kepentingan proyek akreditasi, UINSU merampas anggaran dan hak ormawa Fakultas Dakwan dan Komunikasi UIN Sumatera Utara. Hidup mahasiswa,” teriak Rafi Lamnur Siregar selaku Ketua Dewan Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sumut dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial.

Bahkan, dalam aksi lanjutan protes tersebut para mahasiswa ini melakukan penghadangan terhadap asesor yang dikabarkan telah berada di Medan, dan rencananya akan berkunjung ke kampus UINSU di Jalan Lapangan Golf Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (12/10/2024) siang.

Sayangnya, aksi tersebut dibubarkan oleh sejumlah preman mengaku warga setempat, yang diduga telah disewa pihak kampus untuk membungkam para mahasiswa walau pada akhirnya menjadi viral.

Meski begitu, di dalam aksi tersebut tampak terekam Wakil Dekan III Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sumut Anang Azhar Anas muncul dan membeberkan bahwa uang pembinaan ormawa yang dipersoalkan mahasiswa memang benar dianggarkan.

READ  Wabup Deli Serdang Lepas Peserta Sepeda Santai Gowes di Lapangan Sampali

“Enam puluh dua juta semalam itu, tunggu dulu, terbuka kita. Enam puluh dua juta. Tiga puluh satu dicairkan. Tidak ada uangnya, kai tek-tekan di situ. Belum cair di biro rektor bagian keuangan,” ungkapnya membantah tuduhan para mahasiswa.

Tetap saja para mahasiswa tidak mempercayai ucapan tersebut dan hingga berita ini ditayangkan, asesor yang kabarnya akan berkunjung belum juga menginjakkan kaki di kampus plat merah tersebut.

Menurut informasi yang diterima Aktual Media Grup dari narasumber yang meminta identitasnya disembunyikan, selain dana ormawa, kampus ini mengutip anggaran dengan variasi berbeda-beda dari tiap fakultas, mulai Rp600 juta hingga Rp800 juta agar terkumpul Rp4 miliar guna peningkatan status akreditasi.

Hingga berita ini diterbitkan, Aktual Media Grup masih berusaha untuk meminta klarifikasi resmi dari Rektor UINSU Prof Nurhayati atas peristiwa demonstrasi mahasiswa yang mempertanyakan dana ormawa, kabar dana Rp4 miliar untuk akreditasi serta ditolaknya asesor akreditasi kampus tersebut. || Prasetiyo

Related Post