Today

Stop… Jangan jadikan Dinkes sebagai ” pemuas hawa nafsu” demi pilkada

GOM SIRAIT

AKTUALONLINE.CO.ID||Deli Serdang
Hanya gara gara mencari popularitas dan elaktabilitas semua cara dilakukan dampaknya hingga kini pelayanan kesehatan masih semu dan hayalan saja demi menjadi bupati.
Berobat gratis yang kini di giatkan Dinkes Deli Serdang yang tak memiliki kartu BPJS bagi masyarakat jelang pilkada yang akan digelar ditahun 2024 ternyata hanya mencari simpati saja sehingga hal tersebut menjadi perguncingan warga Deli Serdang
Menurut Parto (45) warga Deli Serdang kecamatan Percut sei tuan mengakui bahwa program berobat gratis bagi warga jelang pilkada menjadi perhatian serius .” Kok baru sekarang dilakukan padahal tahun tahun yang lalu gak pernah ada dan warga kalau berobat selalu bayar.” Tandasnya.
Tentu saja, program kesehatan gratis ini ternyata bukan program murni akan tetapi guna ” menipu ” rakyat sehingga hal ini sudah terendus dan dampaknya hanya mencari simpati rakyat saja dan habis pilkada berobat gratis kembali lagi bayar.” Ini program pembodohan bagi rakyat dan pembohongan publik  emangnya rakyat sebodoh ini .” Bilangnya.
 Jadi, gimana kesehatan di Deli Serdang ini maju kalau programnya selalu penuh dengan kebohongan dampaknya Deli Serdang sama sekali kalah dengan kabupaten lainnya karena no piagam .” Kalau CNN award itu bukan tentang kesehatan akan tetapi tentang kepemimpinan ( leadership) dan siapa saja bisa dapat penghargaan itu dan apakah pantas dia ( dr Asriludin Tambunan)  mendapatkan piagam itu dengan sifat bad attitude (sifat  dan sikap yang jelek) serta piskopat” Sebutnya.
Selain itu juga kalangan tenaga kesehatan yang minta namanya tak disebutkan mengakui sangat terkejut dr Asriludin Tambunan mendapat penghargaan tersebut karena selama memimpin dinas ini dia dalam melaksanakan tugasnya sama sekali tidak memiliki terobosan guna menciptakan kesehatan kepada warga.
Namun karena ambisi menjadi bupati, selanjutnya guna mengambil simpati warga akibatnya kalangan medis menjadi korban.buktinya petugas medis dan gizi mulai pagi hingga setiap malam di suruh kerja dan rapat akibatnya kecapean dan sakit.”  Kami kerja kayak orang gila akibat ambisi.” Terangnya melalui pesan wasapp.
Akibat kerja dipaksakan, dokrak mendokrak dilakukan tak dapat penghargaan UHC award,  CNN award pun gak masalah yang pastinya dapat penghargaan demi menutupi rasa malu dan untuk mencapai target surat tugas / rekomendasi dari partai yang salah satunya mencari popularitas dan elaktabilitas di tengah masyarakat .” Kami aja bingung bagaimana cara CNN award memberikan penilaian kepada dr Asriludin Tambunan dan anehnya ” anak Dynasty ini mengklaim  berhasil menurunkan stunting di Deli Serdang hingga 0,41% dari mana angka nya dan siapa yang nilai.” Cetusnya.
 Sudahlah pa dokter Asriludin ingat Tuhan semakin anda terus berbohong semakin nampak kebohongan anda itu, jangan karena ambisi karena mau jadi bupati segala cara anda lakukan padahal coba lihat di cermin benarkah tugas anda ini dan warga sudah tau dengan cara cara kerja anda ini apakah benar benar mengambil hati  masyarakat atau malah sebaliknya dan terus bersandiwara.gom
READ  Selalu Buat Malu Dan Masalah, Gubernur Sumut Harus Wanti Wanti Dekat Dengan Bupati Deli Serdang

Related Post