Plt Dirut Imam Abdul Hadi dan Dirop PUD Pasar Ismail Pardede saat mengikuti RDP beberapa waktu lalu di DPRD Medan. (Foto: Ist/Aktual Online)
AKTUALONLINE.co.id – Medan || Puluhan Pedagang Pusat Pasar dikomandoi Aliansi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSINDO) Milenial Kora Medan, Selasa 24 Juni 2025 besok berencana mendemo Wali Kota Medan Rico Waas.
Mereka menuntut Wali Kota Medan Rico Waas segera mencopot Plt Direktur Utama (Dirut) PUD Pasar Medan Imam Abdul Hadi dan Direktur Operasional (Dirop) Ismail Pardede.
Ketua APPSINDO Milenial Kota Medan Dedi Harvisyahari, Senin (23/6/2025) pagi menegaskan aksi besok untuk memperkuat keyakinan Wali Kota Medan Ricko Waas untuk mencopot kedua pejabat di PUD Pasar Medan yang menjadi biang kerok rusaknya sarana prasarana di pusat pasat tanpa ada perbaikan.
Padahal, Dedi Harvisyahari mengungkap bahwa para pedagang selalu memberikan permintaan pembayaran retribusi pemeliharaan dengan nilai bervariatif dari masing-masing toko setiap bulannya.
”Bahwa kondisi Pasar Pusat Pasar sedang tidak baik baik saja, tidak ada perbaikan perbaikan yang di lakukan oleh pengelola sementara pedagang terus membayar kontribusi bulanan dan tahunan sebagai kewajiban namun hak untuk mendapatkan kenyamanan dan keamanan tidak di berikan oleh pengelola pasar. Bahwa sebagai pasar yang memiliki standard kelas 1 dan sebagai pembayar terbesar kontribusi terhadap PUD Pasar selaku pengelola, sampai saat ini perbaikan perbaikan sarana dan prasarana pasar yang menjadi tanggung jawab pengelola sangat minim dan hanya berkisar 15% semata, itupun ketika pedagang sudah menjerit,” bebernya.
Akibatnya, para pedagang di Pusat Pasar khususnya lantai III kerap menjadi korban banjir saat hujan tiba dan korban kepanasan akibat pendingin ruangan serta lift dan eskalator tidak dapat berfungsi.
Keyakinan Dedi Harvisyahari kuat bahwa keadaan buruk sarana dan prasarana Pusat Pasar diakibatkan oleh dugaan banyaknya pegawai siluman yang menyebabkan pengeluaran PUD Pasar timpang denga hasil pendapatan.
Sementara itu, Plt. Dirut PUD Pasar Medan Imam Abdul Hadi yang dihubungi Aktual hingga berita ini diterbitkan belum memberikan tanggapan terkait adanya dugaan karyawan siluman di dalam perusahaan plat merah yang dipimpinnya.|| Prasetiyo




