Today

PLTA Batang Toru Mulai Digenangi Demi Amankan Listrik Sumatera Utara Menjelang Natal dan Tahun Baru

Sila

Wamen ESDM Yuliot (tengah) meninjau kesiapan penggenangan waduk PLTA Batang Toru 510 MW di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Sabtu (10/10/2026) Kemarin. (Foto: Ist/ Aktual Online)
Wamen ESDM Yuliot (tengah) meninjau kesiapan penggenangan waduk PLTA Batang Toru 510 MW di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Sabtu (10/10/2026) Kemarin. (Foto: Ist/ Aktual Online)

AKTUALONLINE.co.id – Tapanuli Selatan || Pasokan listrik di wilayah Sumatera bagian utara segera mendapat suntikan daya segar guna mengantisipasi lonjakan konsumsi menjelang periode Natal dan Tahun Baru (Nataru). Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batang Toru berkapasitas 510 megawatt (MW) di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, resmi memulai tahap penggenangan waduk (impounding). Langkah strategis ini menjadi penanda penting dalam memastikan keandalan pasokan energi bersih di kawasan tersebut.

Kehadiran PLTA Batang Toru dinilai sangat mendesak mengingat tipisnya cadangan operasional sistem kelistrikan di Sumatera saat ini, seperti yang terlihat dalam kegiatan peninjauan lokasi pada Sabtu (10/10/2026).

“Cadangan operasional hanya 4 persen. Idealnya kan sekitar 15 sampai 20 persen” tegas Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot, seperti yang dikutip Aktual Online, Minggu (11/10/2026) dari laman www.esdm.go.id.

Sistem kelistrikan Sumatera bagian utara sejauh ini masih ditopang pasokan dari Sumatera bagian selatan melalui jaringan transmisi. Dengan pertumbuhan beban kelistrikan di Sumatera Utara yang mencapai 100–120 MW per tahun, tambahan daya sebesar 510 MW dari PLTA Batang Toru diproyeksikan mampu menopang kebutuhan energi listrik di provinsi tersebut hingga lima tahun ke depan.

Penggenangan waduk menjadi tahapan krusial untuk menguji keandalan seluruh fasilitas pendukung pembangkit. Mulai dari daya tahan powerhouse, ketercapaian volume genangan, hingga penyaluran daya ke jaringan transmisi.

“Jadi, tanpa penggenangan, kita tidak bisa melakukan uji coba atas seluruh fasilitas yang ada di sini” tegas Wakil Menteri ESDM Yuliot, seperti yang dikutip Aktual Online, Minggu (11/10/2026) dari laman www.esdm.go.id.

Proses penggenangan ini dipercepat pada triwulan IV 2026 dan dilanjutkan dengan pengujian instrumen selama dua pekan. Setelah itu, pembangkit diuji untuk masuk ke jaringan PLN sebelum resmi beroperasi. Pelaksanaan penggenangan terwujud setelah seluruh pemenuhan kewajiban administrasi diselesaikan bersama kementerian/lembaga terkait sebagai wujud dukungan terhadap ketahanan energi dalam Asta Cita Presiden.

READ  Anggaran MBG 2026 Dipangkas Jadi Rp268 Triliun, Menkeu: Instruksi Presiden

Proyek Strategis Nasional (PSN) senilai Rp21,6 triliun garapan PT North Sumatera Hydro Energy (NSHE) ini terdiri dari empat unit pembangkit. Dengan pasokan air stabil yang terhubung langsung ke Danau Toba, PLTA Batang Toru kini selangkah lagi menjadi penopang utama keandalan listrik dan kemandirian energi nasional. || Red

Related Post