Today

Pengamanan Excavator dari Hutan Produksi Langkat Dihalangi Suruhan Mafia

Prase Tiyo

Excavator saat diamankan, Senin (4/8/2024) oleh tim KPH I Stabat dari hutan Produksi Securai Selatan Langkat.(Ist/Aktual Online)

 

AKTUALONLINE.co.id – Langkat || Tim gabungan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) I Stabat yang mengamankan 1 unit excavator dari kawasan hutan produksi tetap (HPT) di Desa Securai Selatan Kecamatan Babalan Langkat, Senin 4 Agustus 2024 lalu sempat dihalangi sekelompok orang suruhan mafia.

Kepala KPH Wilayah I Stabat Elvin Situngkir, menceritakan bahwa hri itu saat timnya mencoba membawa excavator yang telah beroperasi 4 hari di hutan produksi itu, ternyata baterainya hilang. Meski tim mengantar baterai ke lokasi, lat berat itu tidak bisa hidup hingga akhirnya didatangkan mekanik.

Setelah excavator berhasil dihidupkan, sekelompok orang suruhan mafia dengan mengaku kelompok tani hutan menghalangi tim mengangkut alat berat ke Medan hingga akhirnya terjadinya musyawarah dan perdebatan di kantor desa.

Sementara itu, Yulial Fahri selaku ketua KTHM Maju Sejahtera saat dikonfirmasi mengatakan, persyaratan yang diajukan kelompok sudah lama agar resmi terdaftar telah lengkap dan sudah disampaikan ke Dinas terkait.

“Selama ini, KTHM Maju Sejahtera sudah mengajukan permohonan izin, selain itu kelompok kita juga sudah sering berbuat melakukan penghijauan dan penanaman bibit mangrove di sekitar kawasan Hutan Lindung (HL) yang berbatasan langsung dengan Hutan Produksi (HP) yang kita ajukan sebagai kawasan perhutanan sosial yang akan dikelola oleh kelompok,” ucapnya.

Lebih lanjut dikatakannya, keberadaan escavator bukan untuk merambah lahan, melainkan hanya untuk membersihkan semak belukar, karena lahan yang ada tidak bisa dibersihkan secara manual dan harus menggunakan alat berat. || Joko Purnomo

Editor: Prasetiyo

READ  Ganda Wiatmaja Tak Kunjung Ditangkap, M. Chairul Ichlas jadi Pemain Tanah Baru PTPN I Regional I

Related Post