Today

Pemuda Lintas Agama Sumut Minta Kapolda Sumut Dicopot

Prase Tiyo

Ketua Pemuda Katolik Sumut Parulian Silalahi, Ketua DPD GAMKI Sumut Swangro Lumbanbatu dan Ketua PW Muhammadiyah Sumut Parulian Silalahi (dari kiri ke kanan). (Foto: Ist/Aktual Online)

 

AKTUALONLINE.co.id – Medan || Pemuda lintas agama meminta Kapolri Jendral Pol Sigit Prabowo untuk mencopot Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto dipecat dari jabatan Kapolda Sumut.

Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Sumut Syarif Lubis mengungkap bahwa desakan 3 organisasi lintas agama ini dikarenakan penilaian mereka terhadap Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Prabowo yang banyak pencitraan. Misalnya di kasus Narkoba.

“Proses penanganan Narkoba yang dilakukan oleh Kapolda Sumatera Utara beberapa bulan terakhir cenderung lebih kepada pencitraan, kita menduga justru ditubuh Polda sendiri ada masalah dalam hal penanganan narkoba ini. Misalnya pengakuan Endar Muda Siregar di Labuhan Batu yang menyetor uang ke sejumlah jajaran kepolisian,” cecarnya, Rabu (19/3/2025) siang.

Iapun mengatakan bahwa penangkapan Narkoba yang rutin dipaparkan jajaran Polda hanya sebatas pemain kecil. Sementara Bandarnya tidak disentuh. Hal itu dapat dibuktikan dengan tidak berhentinya peredaran Narkoba meski berkali-kali ditangkap.

Sementara itu, Swangro Lumbanbatu selaku Ketua DPD GAMKI SUMUT juga mengatakan bahwa Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto tidak mampu memberikan keadilan bagi Siswa SMA Pandu Brata Siregar yang meninggal diduga akibat disiksa polisi.

“Kasus meninggalnya Pandu Brata Siregar di Asahan diduga akibat kekerasan yang dilakukan oleh anggota polri terkesan ada pembiaran terhadap kasus ini oleh kapolda sumatera utara serta tidak ada tindak tegas terhadap anggota polri. Kapolda Sumatera Utara harus adil dan hadir ke semua golongan,” tegasnya.

Belum lagi Swangro Lumbanbatu juga tanda tanya terhadap pernyataan Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto soal akan menyikat siapa saja yang mengintervensi perkara Bank Sumut.

READ  Kapolda Sumut Apresiasi Operasi Antik Toba 2022 Polres Labuhanbatu

“Belakangan ini perkara pidana yang ada di Bank Sumut ditutup tutupi oleh kapolda, malah menyampaikan pernyataan tidak pantas. Masa berkata “tak boleh seorangpun intervensi perkara ini, akan kita sikat. Ada apa dengan pak kapolda ini,” sebutnya.

Bahkan, Ketua Pemuda Katolik Parulian Silalahi juga mencurigai kriminalisasi yang disebut Kompol Ramli Sembiring dialaminya, menyimpan rahasia telah terjadi sesuatu di internal Polda Sumut. Ia pun ragu kuat bahwa kasus yang dialami Kompol Ramli Sembiring merupakan pemerasan, melainkan OTT KPK.

“Kapolda Sumatera utara sejak datang ke Sumut ini tidak membawa prestasi apapun, malah banyak persoalan internal yang menjijikkan dipertontonkan kepada masyarakat. Katakanlah persoalan kriminalisasi terhadap anggotanya sendiri Ramli Sembiring yang telah di PTDH mabes polri, seolah ada yang disembunyikan hingga Ramli Sembiring dipatsuskan jauh ke jakarta sana,” ungkap Parulian Silalahi curiga.|| TAS

 

Editor: Prasetiyo

Related Post