AKTUALONLINE.co.id – Medan || Para kepala bidang di seluruh Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) Pemko Medan diingat untuk tidak terlibat politik praktis dengan berkiblat pada ‘Geng Sunggal’.
‎
‎Posisi strategis para kabid untuk mengambil langkah penentu segala program, bukan berarti dapat mengabaikan etika komunikasi kepada kadis dan memilih kelompok biru untuk menyetel proyek-proyek.
‎
‎”Saya cuma mengingatkan, jangan berkiblat ke Geng Sunggal. Ini mengingatkan ya. Yang mau silakan, ya gak mau pasti ketahuannya itu,” tegas Ketua Cahaya Kemenangan Prabowo Sumut Jauli Manalu, Rabu (1/7/2026) siang.
‎
‎Menganalisis rentetan peristiwa yang ada, keributan politik semacam ini bisa menumbalkan korban dalam waktu dekat. Jika terjadi, pasti akan ada yang menangis saat betulan ‘gol’ (red. masuk penjara).
‎
‎”Jangan nanti udah gol, baru nangis. Sudahlah, namanya pegawai. Sesuai tupoksi saja. Kalau kuat kali tekanan, mundur. Jangan mau kali kena setel-setel. Kalau gol, tidak ada itu yang bela,” ungkap Jauli Manalu mengingatkan.
‎
‎Berdasarkan penelusuran Aktual Online, ‘Geng Sunggal’ merupakan sebutan kelompok biru di barisan penguasa Kota Medan yang saat ini mengurusi setiap proyek di dinas-dinas.
‎
‎Gerombolan ‘Geng Sunggal’ ini masuk setelah pergantian kepala-kepala bidang seluruh SKPD di Pemko Medan di beberapa waktu lalu.
‎
‎Pergantian ini pun membuat komunikasi para kepala bidang langsung berputar haluan ke ‘Geng Sunggal’.
Geng Sunggal dinahkodai seseorang berinisial RA. Kehadirannya menjadi salah satu pemicu keretakan politik di Kota Medan yang sudah terbangun harmonis.|| Prasetiyo




