AKTUALONLINE.co.id – HUMBAHAS ||| Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana, melakukan kunjungan kerja ke objek wisata Sipincur, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, Kamis (16/4/2026).
Kedatangan Menteri Pariwisata bersama rombongan disambut langsung oleh Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH, MH, bersama unsur Forkopimda dan jajaran perangkat daerah.
Kunjungan ini bertujuan meninjau langsung potensi serta perkembangan destinasi unggulan di kawasan Dataran Tinggi Sipincur, sekaligus mendukung upaya revalidasi Geopark Danau Toba untuk memperoleh pengakuan internasional dari UNESCO.
Dalam peninjauan tersebut, Menteri Pariwisata melihat berbagai fasilitas serta panorama alam Sipincur yang menyuguhkan pemandangan Danau Toba dari ketinggian, yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan.
Selain itu, Menteri juga berdialog dengan pengelola dan masyarakat setempat terkait peningkatan kualitas layanan, penguatan infrastruktur, serta strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan.
Bupati Humbang Hasundutan, Oloan Paniaran Nababan, menyampaikan bahwa daerahnya memiliki banyak potensi wisata yang belum tergarap maksimal.
“Selain Sipincur, masih banyak destinasi lain yang layak dikembangkan, seperti wisata alam, budaya, hingga kuliner khas. Di antaranya Objek Wisata Seribu Goa dan Istana Sisingamangaraja,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa pada 25 Juli 2026 mendatang akan digelar Lake Toba Triathlon (Humbahas Triathlon Series) sebagai upaya promosi kawasan wisata Bakkara.
Bupati berharap kunjungan Menteri Pariwisata ini dapat membawa dukungan nyata dari pemerintah pusat dalam pengembangan sektor pariwisata di Humbang Hasundutan.
Sementara itu, Menteri Pariwisata menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pelaku usaha dalam membangun pariwisata yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Menurutnya, Humbang Hasundutan memiliki peluang besar menjadi salah satu destinasi unggulan di kawasan Danau Toba.
Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum percepatan pembangunan sektor pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. ||| Agus Juntak






