Today

Lagi, Dishub Medan Tokohi Bobby Nasution Soal Lelang Mastran BRT

Prase Tiyo

AKTUALONLINE.co.id – Medan II Setelah kasus parkir, kini Kadishub Kota Medan Iswar Lubis kembali menokohi Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution soal lelang Mastran Bus Rapit Transit (BRT).

Bahkan publik juga banyak belum mengetahui bahwa lelang yang rencananya dilakukan awal Juni 2024, ternyata merupakan pilot project 2020 yang harusnya dilanjutkan, sesuai kesepakatan bersama antara Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub dengan Pemprovsu dan Pemko Medan tahun 2019.

Berdasarkan data yang dikantongi Aktual Media Grup, Dishub Kota Medan dalam rencana lelang hanya memutar letak kalimat dalam penulisan koridor, seakan-akan merupakan produk baru. Misalnya, koridor I dengan rute Terminal Pinang Barus – Lapangan Merdeka, dalam rencana lelang menjadi Lapangan Merdeka – Terminal Pinang Baris.

Selain itu, rencana koridor dalam lelang sebenarnya juga telah keluar dari rencana 15 koridor wewenang Pemko Medan yang telah mereka gembar-gemborkan pada Oktober 2023 di berbagai Media.

Pengamat Transportasi, Lamsiang Sitompul kepada Aktual Online, Kamis (27/6/2024) siang secara tegas menyatakan bahwa hal itu merupakan pembohongan publik, khususnya kepada Wali Kota Medan Bobby Nasution.

“Kalau gitu namanya Wali Kota Medan kena tokohi Kadishub Iswar Lubis dong,” ungkapnya.

Agar tidak lupa, Lamsiang Sitompul mengingatkan bahwa pilot project merupakan awal dari pengembangan. Jika memang gagal, maka harusnya koridor tersebut tida difungsikan. Sebaliknya, jika berhasil maka Dishub Kota Medan mengembangkan koridor baru dengan tetap mempertahankan koridor lama. Bukan menimpanya sebagai bahan lelang.

Saat ini informasinya Dishub Medan akan mengadakan 17 koridor. Dua koridor merupakan wewenang provinsi, 5 koridor pilot project telah berjalan sejak 2020 silam, 1 koridor telah uji coba beberapa bulan lalu. Artinya, Dishub Kota Medan hanya perlu melelang 9 koridor baru tanpa haru menimpa yang telah ada.

READ  Sidang Pembuktian Revitalisasi Lapangan Merdeka Medan, Saksi: Tidak Pernah Ada Sosialisasi

Lamsiang Sitompul ingat betul pilot project ini dimulai 2020 masa Wali Kota Medan Akhyar Nasution. Meski demikian, ia meminta Kadishub Kota Medan Iswar Lubis untuk tidak menjerumuskan Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution dalam kesesatan informasi.

Terpisah, Sekretaris Lingkar Indonesia Arnold Marpaung mengajak publik untuk kritis dengan peristiwa semacam ini. Meksi tidak bersentuhan langsung dengan kepentingan sosial masyarakat, namun cacat administrasi yang dibiarkan bisa menjadi pintu masuk korupsi.

“Kalau koridor sudah ada kenapa diadakan lagi. Apalagi yang lama merupakan pilot project. Ada apa kok harus nimpa,” tanyanya.

Sementara itu, Kadishub Kota Medan Iswar Lubis yang dikonfirmasi soal lelang mastran BRT ini belum memberikan jawaban apapun.

Diketahui Pemko Medan berencana sebagai melelang mastran BRT awal Juni 2024 kemarin dan akan dioperasikan bulan Agustus mendatang.  II Prasetiyo

Related Post