AKTUALONLINE.co.id – MEDAN || Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan yang berlangsung pada 13–17 Juli 2026 menjadi momentum bagi 792 peserta didik baru untuk mempersiapkan diri menyongsong masa depan sebagai generasi yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di dunia kerja maupun pendidikan tinggi.
Di hadapan ratusan siswa baru dari 14 konsentrasi keahlian, Selasa (14/7/2026), Kepala SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan, Daulat Siregar, mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta didik yang kini resmi menjadi bagian dari keluarga besar SMK Pusat Keunggulan.
“Hari ini kalian resmi menjadi bagian dari keluarga besar SMK Bisa, SMK Hebat. Anak-anakku, di SMK kita tidak hanya belajar teori, tetapi juga dipersiapkan untuk siap bekerja, siap melanjutkan kuliah, dan siap menjadi wirausaha,” ujarnya.
Dalam arahannya, Daulat memperkenalkan nilai-nilai STAR OLIVE sebagai pedoman karakter yang wajib dihafalkan dan diamalkan oleh seluruh peserta didik selama menempuh pendidikan di SMKN 1 Percut Sei Tuan.
“STAR OLIVE bukan sekadar sebuah singkatan, tetapi merupakan karakter yang harus melekat dalam diri setiap siswa SMK,” katanya.
Ia menjelaskan, STAR OLIVE memiliki sembilan nilai utama, yaitu:
S – Santun, yakni menghormati guru, teman, maupun dunia industri tempat siswa melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL). Menurutnya, sikap santun merupakan kunci membuka pintu rezeki dan kesuksesan.
T – Terampil, sebagai ciri khas lulusan SMK yang memiliki kompetensi dan keterampilan sesuai bidang keahlian sehingga siap memasuki dunia kerja.
A – Amanah, yaitu mampu menjaga kepercayaan dan bertanggung jawab terhadap setiap tugas yang diberikan. Di dunia industri, kejujuran dan amanah menjadi nilai yang sangat dibutuhkan.
R – Religius, dengan memperkuat keimanan, rajin beribadah, serta disiplin waktu agar memiliki mental yang tangguh dalam menghadapi tantangan.
O – Optimis, yakni percaya diri sebagai siswa SMK dan terus berprestasi, baik melalui kompetisi, PKL di industri, maupun menjadi wirausaha.
L – Lingkungan, yaitu menjaga kebersihan sekolah, bengkel, laboratorium, dan seluruh lingkungan belajar sebagai bagian dari budaya industri yang profesional.
I – Inovatif, dengan terus belajar, berkreasi, dan melahirkan ide, produk, maupun solusi yang bermanfaat bagi masyarakat.
V – Visioner, yakni memiliki cita-cita dan perencanaan masa depan sejak duduk di bangku kelas X agar memiliki arah yang jelas setelah lulus.
E – Empati, yaitu memiliki kepedulian terhadap sesama, mampu bekerja sama dalam tim, serta memiliki jiwa kepemimpinan.
“Anak-anakku, hafalkan dan amalkan STAR OLIVE. Jika sembilan karakter ini tertanam dalam diri kalian, saya yakin tiga tahun ke depan kalian akan menjadi lulusan SMKN 1 Percut Sei Tuan yang siap diserap dunia industri,” tegas Daulat.
Menutup arahannya, Daulat Siregar mengajak seluruh peserta didik baru untuk menjaga nama baik almamater, mempererat kekompakan, serta menunjukkan jati diri sebagai Generasi Emas Indonesia yang berkarakter, kompeten, dan berdaya saing. || Marlan Pasaribu




